Home » , , , » KIPER “NGAMUK” ALA KUNGFU, DRAMA PENALTI GAGAL, DAN WASIT DISOROT! LAGA PANAS PSIR VS PERSIKABA GUNCANG LIGA 4 JATENG

KIPER “NGAMUK” ALA KUNGFU, DRAMA PENALTI GAGAL, DAN WASIT DISOROT! LAGA PANAS PSIR VS PERSIKABA GUNCANG LIGA 4 JATENG

radiogagakrimangfm.com on 22 Jan 2026 | 13.54


INFOBLORA.ID
- Insiden kekerasan kembali mencoreng wajah sepak bola Indonesia. Setelah sempat viral di Jawa Timur, aksi brutal bertajuk “tendangan kungfu” kini terjadi di Jawa Tengah dalam laga krusial Liga 4 Jateng antara PSIR Rembang menjamu Persikaba Blora di Stadion Krida, Rembang, Rabu (21/1/2026).

Aksi kontroversial itu dilakukan oleh kiper PSIR Rembang yang melayangkan tendangan keras ke arah pemain Persikaba, Rizal (7). Benturan keras tak terelakkan. Rizal terkapar dan tak mampu melanjutkan pertandingan hingga harus dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Ironisnya, pelanggaran keras yang terjadi tepat di depan mata wasit tersebut sama sekali tidak berbuah hukuman. Keputusan pengadil lapangan ini langsung menuai kecaman keras dari manajemen Persikaba Blora.

“Kami akan melaporkan kejadian ini ke Komdis dan Asprov PSSI Jawa Tengah,” tegas Manajer Persikaba, Muhammad Imfroni.

Ia menyayangkan sikap wasit yang dinilai abai terhadap insiden serius tersebut.
“Kejadian itu jelas di depan wasit, tapi tidak ada tindakan apa pun. Ini sangat kami sayangkan,” tambahnya.

Drama belum berhenti di situ. Puncak ketegangan terjadi di masa injury time ketika wasit menunjuk titik putih usai menilai bek Persikaba melakukan pelanggaran di kotak penalti. Keputusan tersebut kembali memicu protes keras dari para pemain Persikaba yang merasa tak ada pelanggaran berarti.

Kapten PSIR Rembang, Handoko, maju sebagai algojo. Stadion Krida mendadak hening saat eksekusi dilakukan. Namun, kiper Persikaba, Damar, tampil bak pahlawan dengan menepis tendangan penalti tersebut. Penyelamatan gemilang itu memastikan gawang Persikaba tetap perawan hingga peluit panjang dibunyikan.

Laga panas PSIR Rembang kontra Persikaba Blora pun berakhir imbang tanpa gol, 0-0.

Dalam pertandingan tersebut, Persikaba harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-30, sementara PSIR Rembang gagal memanfaatkan hadiah penalti di menit-menit akhir.

Meski penuh kontroversi, hasil ini memastikan Persikaba Blora lolos ke babak 16 besar Liga 4 Jateng melalui jalur peringkat tiga terbaik. Sementara PSIR Rembang melaju ke fase yang sama lewat jalur runner-up grup.

Share this article :

0 komentar:

 
Copyright © 2013. infoblora.id - All Rights Reserved