Home » , , , » GEDUNG SDN 1 PLOSOREJO KUNDURAN RUSAK PARAH, SISWA TERPAKSA BELAJAR DI BALAI DESA

GEDUNG SDN 1 PLOSOREJO KUNDURAN RUSAK PARAH, SISWA TERPAKSA BELAJAR DI BALAI DESA

radiogagakrimangfm.com on 19 Jan 2026 | 13.19


INFOBLORA.ID
- Kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Plosorejo, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, memprihatinkan. Sejumlah ruang kelas dilaporkan mengalami kerusakan berat hingga tidak layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Sedikitnya satu gedung yang meliputi ruang kelas satu, dua, tiga, Unit Kesehatan Sekolah (UKS), gudang, serta ruang kelas enam yang berada di gedung terpisah mengalami kerusakan parah. Plafon atap ambrol, kayu penyangga lapuk, dan beberapa bagian bangunan berlubang.

Kepala SDN 1 Plosorejo, Sugito, mengungkapkan bahwa kerusakan bangunan tersebut telah terjadi sejak tahun 2023 dan semakin parah pada 2024 hingga saat ini.

“Kerusakan ini sudah sejak 2023. Tahun 2024 mulai runtuh dan bolong, sekarang malah lebih parah,” ujar Sugito saat ditemui di ruang kelas tiga, Senin (19/1/2026).

Menurutnya, ambrolnya plafon atap disebabkan oleh serangan rayap serta mutu material bangunan yang dinilai kurang baik sejak awal pembangunan.

“Ini kelihatannya akibat rayap. Usuk dan reng sudah dimakan rayap. Mungkin dulu waktu pembangunan, kualitas kayunya kurang bagus,” jelasnya.

Sugito menambahkan, perbaikan terakhir gedung sekolah tersebut dilakukan sekitar tahun 2016 atau hampir sepuluh tahun lalu. Namun, perbaikan saat itu hanya menyentuh bagian atap dan lantai, sementara dinding dan struktur lain belum pernah diperbaiki secara menyeluruh.

Akibat kondisi tersebut, sebanyak tiga kelas terpaksa dipindahkan ke balai desa setempat sejak dua pekan terakhir. Siswa kelas satu dan dua belajar di aula balai desa dengan alas tikar, siswa kelas tiga dipindahkan ke ruang kelas lima, sementara siswa kelas lima menempati lantai dua ruang PKK di balai desa.

“Untuk sementara waktu saya alihkan ke balai desa dengan seizin kepala desa. Kelas 1 dan 2 di balai desa, kelas 5 di ruang PKK,” terang Sugito.

Pihak sekolah mengaku telah berulang kali mengajukan permohonan perbaikan gedung kepada Dinas Pendidikan setempat. Namun hingga kini belum ada tindak lanjut.

“Sejak saya di sini, saat mulai ada kerusakan tahun 2024 sudah saya ajukan. Tahun 2025 saya ajukan lagi, bahkan saat ada program revitalisasi juga sudah mengajukan, tapi belum ada penanganan,” ungkapnya.

SDN 1 Plosorejo yang memiliki 128 siswa berharap agar perbaikan gedung segera direalisasikan demi keselamatan dan kenyamanan siswa. Selain ruang kelas, fasilitas kamar mandi sekolah juga dilaporkan rusak berat dan membutuhkan perbaikan.

“Harapannya semua diperbaiki, termasuk kamar mandi yang kondisinya juga rusak berat. Itu juga sudah saya ajukan, tapi sampai sekarang belum ada penanganan,” imbuhnya.

Sementara itu, seorang siswa kelas enam bernama Dimas mengaku merasa takut belajar di ruang kelas yang rusak. Ia khawatir plafon bangunan dapat roboh sewaktu-waktu.

“Takut kalau jatuh nanti kena kepala,” ucapnya polos.

Dimas dan teman-temannya berharap agar ruang kelas mereka segera diperbaiki sehingga bisa kembali belajar dengan aman dan nyaman.


Sumber: https://regional.kompas.com/read/2026/01/19/122005378/sdn-1-plosorejo-blora-rusak-parah-sudah-2-pekan-siswa-belajar-di-balai-desa.

Share this article :

0 komentar:

 
Copyright © 2013. infoblora.id - All Rights Reserved