INFOBLORA.ID - Efisiensi anggaran berdampak signifikan terhadap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Blora. Tahun ini, anggaran infrastruktur mengalami pemangkasan drastis hingga Rp 279 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi tersebut berimbas langsung pada kemampuan pemerintah daerah dalam melakukan pembangunan dan perbaikan jalan.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora mengestimasi, anggaran yang tersedia pada tahun anggaran 2026 hanya mampu mengkaver pembangunan sekitar 6 kilometer (km) jalan di seluruh wilayah Kabupaten Blora.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPUPR Blora, Nizamudin Al Huda, mengungkapkan bahwa anggaran pembangunan jalan tahun ini hanya sekitar Rp 21 miliar. Angka tersebut jauh menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp 300 miliar.
“Targetnya kurang lebih 6 kilometer jalan untuk menekan persentase jalan rusak yang masih cukup tinggi,” ujar Huda.
Ia mengakui, penurunan anggaran yang sangat drastis ini menjadi tantangan serius bagi DPUPR Blora dalam menjaga kualitas dan kemantapan jalan daerah. Meski demikian, pihaknya terus berupaya mencari solusi agar pembangunan tetap berjalan.
“Kami sudah berusaha mengajukan Inpres lagi. Harapannya minimal sama dengan anggaran Inpres tahun kemarin,” jelasnya.
Menurut Huda, percepatan pelaksanaan pembangunan, terutama pada triwulan pertama tahun anggaran, menjadi kunci utama agar peluang penambahan dana dari pemerintah pusat tetap terbuka.
“Kalau serapan kita bagus dan besar, Insya Allah ada peluang penambahan dana transfer ke daerah dari pusat,” ucapnya.
Pada tahun sebelumnya, DPUPR Blora memfokuskan perbaikan dan peningkatan kualitas jalan guna menjaga tingkat kemantapan jalan di angka 69 persen. Ia berharap angka tersebut tidak mengalami penurunan, bahkan bisa meningkat meski di tengah keterbatasan anggaran.
“Jangan sampai turun. Syukur-syukur bisa naik,” imbuhnya.
Huda juga mengklaim, sepanjang tahun 2025 kanal pengaduan masyarakat DPUPR Blora relatif sepi dari keluhan serius terkait kondisi jalan. Bahkan, sebagian besar masukan yang diterima justru bernada positif terhadap kinerja perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Blora.


0 komentar:
Posting Komentar