INFOBLORA.ID - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Blora mulai mengkaji wacana regrouping atau penggabungan administrasi sejumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN). Hingga pekan lalu, Disdik Blora telah melakukan visitasi dan evaluasi lapangan terhadap sekitar 30 SD negeri yang tersebar di berbagai wilayah.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Nuril Huda, mengatakan visitasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari evaluasi efektivitas penyelenggaraan pendidikan dasar, khususnya terkait sebaran sekolah dan jumlah peserta didik.
“Pekan lalu semuanya telah selesai ditinjau. Jumlahnya ada sekitar 30 SD negeri,” ujar Nuril.
Menurutnya, hasil evaluasi lapangan itu menjadi dasar kajian awal untuk melihat kemungkinan dilakukannya regrouping sekolah. Salah satu faktor utama yang dipertimbangkan adalah jarak antar sekolah yang berdekatan serta jumlah peserta didik yang dinilai kurang ideal apabila dikelola secara terpisah.
Nuril mencontohkan, salah satu sekolah yang masuk dalam wacana penggabungan adalah SDN 1 Kalangan dan SDN 2 Kalangan di Kecamatan Tunjungan. Secara geografis, kedua sekolah tersebut saling berhadapan dan hanya dipisahkan oleh jalan raya.
“Dari sisi letak, keduanya sangat berdekatan. Itu yang kemudian muncul wacana untuk digabung,” jelasnya.
Meski demikian, Nuril menegaskan bahwa rencana regrouping tersebut masih sebatas wacana dan belum diputuskan secara resmi. Pihaknya masih akan melakukan kajian lanjutan serta pembahasan internal sebelum mengambil keputusan akhir.
“Perlu digarisbawahi, ini masih wacana, belum final. Masih dikaji dan dirapatkan terlebih dahulu. Jadi, kemungkinan lain masih bisa terjadi, termasuk tidak jadi diregrouping,” pungkasnya.


0 komentar:
Posting Komentar