![]() |
| Wilayah seismik untuk mengetahui ada tidaknya kandungan migas akan dilakukan di sejumlah desa di Kecamatan Jati dan Kunduran (kotak biru). (foto: abdul muiz) |
PT Foster Trembes Petroleum telah menandatangani perjanjian kerjasama (KSO) dengan PT Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP). Kerjasama itu berlangsung sejak 28 Juni 2012 hingga 28 Juni 2027 (periode 15 tahun).
Perusahaan itu menyosialisasikan rencana kegiatannya di Blora, Jumat (7/3). Sosialisasi berlangsung di ruang pertemuan pemkab. Sosialisasi dihadiri Bupati Djoko Nugroho didampingi Komandan Kodim, Letkol (Kav) Abdul Haris. "Ada dua kegiatan yang akan kami lakukan. Yakni survey seismik dan pemboran," ujar GM PT Foster Trembes Petroleum Ltd, Alfian Sarofi.
Selain di wilayah Blora, kegiatan tersebut dilakukan pula di Kabupaten Grobogan. Sebab, cakupan kerja KSO meliputi juga wilayah Grobogan. "Untuk semester pertama 2014 disepakati untuk melakukan pemboran di empat titik. Yakni tiga titik di wilayah Blora dan satu titik di Grobogan," tandas Alfian.
Berdasarkan data yang dihimpun, keempat titik itu terdiri dari satu lokasi pada struktur Gabus dan tiga lokasi pada struktur Tungkul. Kedalaman sumur pemboran bervariasi, antara 700 meter hingga 1,100 meter. Adapun target produksi minyak yang akan dihasilkan dari empat sumur tersebut diperkirakan mencapai 300 barel oil per day (BOPD).
Alfian Sarofi mengatakan, sesuai komitmen pasti tiga tahun pertama yang ditentukan Pertamina EP, KSO PEP-Foster Trember Petroleum akan melakukan pemboran sebanyak 52 sumur dan survey seismik 3 dimensi seluas 90 kilometer persegi.
"Untuk semester awal, empat titik dulu. Jika ini berhasil, akan dilanjutkan lagi dengan mengebor enam titik yakni lima di Blora dan satu di Grobogan pada semester kedua. Jika keduanya berhasil, dilanjutkan lagi pengeboran hingga mencapai 52 titik," tandasnya.
Adapun tahap awal survey seismik 3 dimensi di Blora dilaksanakan di Kecamatan Jati yang meliputi Desa Pengkoljagong, Tobo, Doplang dan Gabusan. Sedang Kecamatan Kunduran dua desa yakni Botoreco dan Buloh.
Karena itu dia meminta dukungan dari semua pihak agar survey ini berhasil menemukan kandungan cadangan minyak, sehingga bisa diproduksi. Alvian pun menjamin dalam pelaksanaan kegiatan perusahaannya di Blora akan melibatkan tenaga kerja lokal Blora. "Di Blora ini cukup banyak tenaga kerja perminyakan. Kami akan rekrut mereka. Tentunya melalui seleksi," kata Alfian. (rs-infoblora | abdul muiz)


0 komentar:
Posting Komentar