Home » , » Panwaslu : TPS dan DPSHP Pemilu 2014 di Blora Bertambah, Waspadai Pemilih Ganda di Ponpes

Panwaslu : TPS dan DPSHP Pemilu 2014 di Blora Bertambah, Waspadai Pemilih Ganda di Ponpes

infoblora.id on 22 Agu 2013 | 10.31

Anggota Panwaslu Kecamatan Kota Blora tampak serius mencermati by-name DPS Pemilu 2014. [Foto: Wahono]
BLORA. Hampir semua Panitia Pemungutan Suara (PPS) di 295 desa/kelurahan se-Kabupaten Blora, dari hasil pangawasan aktif Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu), Rabu (21/8), telah mengumumkan daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) bahan daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2014. 
Pengumuman DPSHP oleh PPS, sebagian besar dipasang dengan cara ditempel di papan-papan pengumuman balai desa, kantor desa dan kantor kelurahan di 16 wilayah Kecamatan dengan cara variatif, ada yang per bendel berdasar tempat pemungutan suara (TPS), dan dipajang melebar di media milik desa/kelurahan. 
“Hampir semua PPS sudah umumkan DPSHP ke publik, caranya juga variatif dengan dipajang di papan-papan pengumuman milik desa/kelurahan,” jelas Ketua Panwaslu Kabupaten Blora didampingi dua anggotanya Hj Ninik Idhayanti dan Lulus Mariyunan, Rabu (21/8). 
Terhadap pengumuman DPSHP itu, lanjutnya, jumlah pemilih sementara hasil perbaikan bertambah 164 orang, dan jumlah itu bisa bertambah atau bahkan berkurang saat DCT nanti. Maka kini Panwaslu mengerahkan 48 Panwaslu Kecamatan dan 563 Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) pengawasan aktif. 
Pemilih Ponpes
Menurut Wahono, Panwaslu menemukan DPSHP yang berpotensi menjadi pemilih ganda, antara lain di beberapa pondok pesantren (Ponpes) Kecamatan Blora, Kecamatan Cepu dan tempat lain. Sebab, paparnya, ada Ponpes saat DPSHP diumumkan bertambah 40 orang. 
“Pengalaman Pemilu sebelumnya, pemilih ganda di Ponpes cukup besar, karena selain didaftar di pondok pesantren, juga didaftar di tempat tinggal masing-masing, dan kami harus awasi secara ketat dan aktif,” jelasnya saat inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah PPS di Kecamatan Sambong. 
Diberitakan sebelumnya, usai mengikuti upacara Tujuhbelasan, serentak anggota Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Blora bersama Pengawas Pemilu Lapangan (PPL), langsung melakukan pengawasan DPSHP yang diumumkan Panitia Pemungutan Suara (PPS) masing-masing. 
Di DPSHP, jumlah pemilih Pemilu bertambah 164 orang dari semula 702.984 (DPS) menjadi 703.148 pemilih sementara, dengan pemilih laki-laki berkurang 59 dan TPS juga bertambah dari 1.801 menjadi 2.020 (bertambah 209 TPS) seperti data yang ada di Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.   
Sampai saat ini, tambah Ketua Panwaslu Kabupaten Blora, DPSHP yang diumumkan PPS masih belum direspons masyarakat dengan baik, maka selain mengawasi DPSHP, Panwaslu juga ikut memberikan sosialisasi agar warga aktif mengecek namanya masuk DPS atau belum. (rs-infoBlora | kontributor : wahono-bawaslujateng)
Share this article :

0 komentar:

 
Copyright © 2013. infoblora.id - All Rights Reserved