![]() |
| Akibat pembahasan yang molor, APBD 2013 pun kemaren pengesahannya terlambat |
Hal itu dinyatakan Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPRD Blora Sutrisno, Selasa (20/8), ”Kami menduga tahun ini pasti akan ada perubahan APBD 2013. Karena itu tentu perubahan APBD lebih dulu yang akan dibahas,” ujarnya, kemarin.
Menurutnya, dalam permendagri terkait penyusunan APBD di daerah, disebutkan rancangan KUA-PPAS sudah harus diserahkan kepada anggota DPRD selambat-lambatnya akhir Juni. Namun pembahasan KUA PPAS RAPBD 2014 baru akan dimulai setelah perubahan APBD 2013 ditetapkan.
DPRD dan pemkab, kata Sutrisno, telah berkomitmen akan menetapkan APBD 2014 lebih cepat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Komitmen tersebut selau diucapkan, namun hingga APBD 2013, belum pernah terlaksana menetapkan APBD di awal tahun atau di akhir tahun anggaran.
”Kepentingan pemkab dan DPRD itu sama. Karena itu kami berkomitmen penetapan APBD 2014 lebih cepat harus terealisasi,'' tutur anggota DPRD dari Partai Golkar itu.
Diketahui, hampir setiap tahun penetapan APBD di Blora selalu terlambat. Bahkan beberapa kali pemkab Blora menerima sanksi dari pemerintah pusat berupa penundaan pencairan dara alokasi umum (DAU) akibat keterlambatan itu. Akibat keterlambatan penetapan APBD itu, banyak proyek pembangunan yang tidak rampung, bahkan tidak jadi dilaksanakan. Padahal dananya sudah dianggarkan dalam APBD.
Wakil Ketua DPRD, Abdullah Aminudin menegaskan DPRD akan menunggu ada tidaknya pengajuan perubahan APBD 2013 oleh pemkab. Dia menduga tetap akan ada pengajuan perubahan APBD tersebut. ”Berarti pembahasan KUA PPAS RAPBD 2014 akan dilakukan setelah selesainya pembahasan perubahan APBD 2013,'' katanya. (rs-infoBlora | kontributor : suwoko-murianews.com)


0 komentar:
Posting Komentar