![]() |
| PENGARAHAN : Kapolres Blora AKBP Kukuh Kalis Susilo saat memberikan pengarahan kepada Panitia Pilkades dan calon Kades di Gedung Sasana Bhakti. [Foto: Wahono] |
“Saya dengar seperti itu, di dekat desa saya awalnya pembelian suara hanya Rp 50.000, terus naik sampai Rp 150.000 dan rencana ada calon Kades yang berani Rp 300.000 per orang atau pemilih,” ungkap HM Dasum, Rabu (21/8) kemarin.
Menurut tokoh masyarakat di Kecamatan Kedungtuban yang juga Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora, menyebut bahwa politik uang di arena Pilkades kini semakin liar, sebab tidak ada aturan/sanksi dan tidak ada pengawasnya.
“Ada panitia Pilkades dan pejabat yang keliling, tapi hanya sekadar seremoni, sekadar memberi saran dan wejangan saja, jadi jual beli suara menggelinding liar,” tandas Dasum.
Terjunkan Brimob
Aktivis permerhati sosial di Blora, Lulus Mariyunan, mengaku prihatin dengan kondisi jual beli suara Pilkades yang mirip lelang terbuka. Menurutnya, untuk menjadi Kades benar-benar berbiaya tinggi, selain uang saku untuk pemilih/money politic, Cakades masih ada biaya administrasi dari panitia, jamuan buka meja dan syukuran pelantikan di desanya masing-masing.
“Pemkab sudah dukung biaya, tapi kondisi Pilkades sekarang seperti itu, memprihatinkan, saling tawar menawar tarif suara dan masyarakat juga menghendakinya,” katanya, Rabu (21/8).
Sementara itu Kepala Kepolisian Resor (Polres) Blora AKBP Kukuh Kalis Susilo, menyatakan pihaknya bertugas memberikan pengamanan dan memberi rasa aman warga dalam pesta rakyat desa atau Pilkades di 234 desa yang digelar serentak Minggu (25/8) besok.
Untuk keperluan itu, pihaknya menempatkan 601 anggota di 234 tempat pemungutan suara (TPS), 82 anggota bersiap di Markas Polres dan dukungan tambahan dari Brimob Polda Jateng 150 personil yang akan bertugas mulai H-1 Sabtu (24/8), jelasnya didampingi Wakil Kepala Polres Kompol AKP Djodi Winarno.
“Kami sudah memberi pengarahan dan menyampaikan dukungan pengamanan kepada panitia Pilkades dan para calon Kades, kami juga wanti-wanti agar menjaga kondusifitas desannya,” kata AKBP Kukuh Kalis Susilo. (rs-infoBlora | kontributor : wahono)


0 komentar:
Posting Komentar