![]() |
| Tambal sulam yang dilakukan Bina Marga Jateng sering tak bertahan lama |
Kerusakan jalan provinsi itu terjadi dibeberapa ruas. Seperti jalan antara Cepu ke arah Blora, Blora arah ke Rembang, ataupun Cepu - Randublatung arah Purwodadi. Meski saat ini, sedang berlangsung pembangunan untuk perawatan jalan, namun tidak mampu membuat kondisi jalan semakin baik. Perawatan jalan itu terkesan asal-asalan dan dikeluhkan warga.
Seperti yang disampaikan Sayana, Warga Jiken. Dia menilai perawatan dengan tambal sulam menjadikan jalan cepat rusak kembali. Karena tambal sulam yang dilakukan tidak merata. Masih banyak ditemukan kondisi jalan yang berlubang, namun belum diperbaiki.
"Kesannya kalau membangun itu asal-asalan. Satu titik belum selesai sudah pindah titik lagi. Padahal kondisi jalan provinsi itu sangat rusak parah," kata Yono, sapaan akrab Sayana.
Selain itu, kualitas perbaikan juga patut dipertanyakan. Sebab perbaikan jalan itu tidak berlangsung lama.
“Satu titik selesai diperbaiki, besuk harinya ketika memperbaiki titik lainnya, yang diperbaiki dulu sudah rusak dan berlubang lagi," ujar Yono, mengungkapkan.
| Jalan Blora - Cepu tepatnya di antara hutan wilayah Kec.Jiken dan Sambong yang kembali berlubang setelah bulan lalu ditambal. |
"Ini perkerjaan Pak Ganjar, Gubernur yang baru untuk menuntaskan janjinya akan mengutamakan pembangunan infrastruktur jalan provinsi di Jawa Tengah," pungkas Yono.(rs-infoBlora | kontributor : ali-Suarabanyuurip.com)


0 komentar:
Posting Komentar