Home » , , » KESAL JALAN PROVINSI TAK KUNJUNG DIPERBAIKI, WARGA RANDUBLATUNG TANAM PISANG DI TENGAH JALAN

KESAL JALAN PROVINSI TAK KUNJUNG DIPERBAIKI, WARGA RANDUBLATUNG TANAM PISANG DI TENGAH JALAN

radiogagakrimangfm.com on 2 Jun 2026 | 09.01


INFOBLORA.ID
- Ratusan warga Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, menggelar aksi protes dengan menanam puluhan pohon pisang di ruas jalan provinsi yang rusak parah, Selasa (2/6/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan masyarakat karena jalan yang mengalami kerusakan sepanjang kurang lebih 3 kilometer tak kunjung diperbaiki.

Selain menanam pohon pisang di tengah jalan, warga juga menurunkan sekitar 10 truk berisi gosok untuk menutup sejumlah lubang yang membahayakan pengguna jalan. Aksi itu sekaligus menjadi sindiran kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terkait lambannya penanganan kerusakan jalan tersebut.

Kekecewaan warga semakin memuncak setelah mendengar pernyataan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat kegiatan Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kabupaten Kudus, Selasa (26/5). Saat itu, Wakil Bupati Blora menyampaikan keluhan masyarakat mengenai kerusakan jalan provinsi di wilayah Blora. Namun, tanggapan gubernur dinilai sebagian warga kurang menunjukkan keseriusan terhadap persoalan yang mereka hadapi.

Salah seorang warga Dukuh Kedungjambu, Desa Kediren, Minah, mengaku telah lama merasakan dampak buruk akibat kerusakan jalan tersebut. Menurutnya, kondisi jalan sangat membahayakan, terutama saat musim hujan.

“Harapannya cepat dibangun. Masak jalan provinsi seperti ini tidak layak. Kalau hujan bisa menjatuhkan korban. Untung sekarang kemarau, tapi debunya juga sangat mengganggu,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan warga lainnya, Rosyid. Ia menegaskan masyarakat siap menggelar aksi lanjutan apabila tidak ada respons nyata dari pemerintah.

“Kalau tidak ada respons, kami akan ada aksi lagi. Ini jalur niaga, banyak truk besar lewat sini. Kalau memang belum pernah melihat kondisi di lapangan, silakan datang langsung ke lokasi,” tegasnya.

Menurut Rosyid, ruas jalan tersebut merupakan jalur strategis yang menjadi akses utama kendaraan logistik dan aktivitas ekonomi masyarakat. Kondisi jalan yang berlubang dan rusak berat dinilai sangat menghambat mobilitas warga maupun distribusi barang.

Sementara itu, warga lainnya, Kholis, menyoroti dampak kerusakan jalan terhadap kendaraan darurat. Ia menyebut ambulans yang membawa pasien kerap mengalami kesulitan saat melintasi ruas jalan tersebut.

“Kasihan ambulans saat membawa orang sakit. Keluhan masyarakat sudah banyak sekali, tapi sampai sekarang belum ada perbaikan,” katanya.

Warga berharap Pemerintah Provinsi Jawa Tengah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan yang rusak. Selain mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat, kondisi jalan juga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan setiap hari.

Masyarakat menegaskan aksi penanaman pohon pisang dan penutupan lubang jalan dengan material gosok tersebut merupakan bentuk protes sekaligus upaya menarik perhatian pemerintah agar segera merealisasikan perbaikan jalan provinsi di wilayah Randublatung.

Share this article :

0 komentar:

 
Copyright © 2013. infoblora.id - All Rights Reserved