INFOBLORA.ID - Kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan warga di salah satu desa di Kabupaten Blora dengan melakukan perbaikan jalan rusak secara swadaya. Jalan sepanjang kurang lebih 2 kilometer tersebut diperbaiki karena kondisinya mengalami kerusakan parah dan hingga kini belum mendapat penanganan dari pihak terkait.
Perbaikan jalan dilakukan secara gotong royong oleh warga setempat dengan menggunakan material pasir, batu, dan sirtu. Seluruh biaya serta tenaga kerja berasal dari sumbangan dan partisipasi masyarakat tanpa bantuan pihak luar.
Salah seorang warga mengungkapkan bahwa kerusakan jalan sudah berlangsung cukup lama dan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Jalan berlubang kerap menyulitkan kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas, bahkan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama saat musim hujan.
“Kami memperbaiki sebisanya agar bisa dilalui. Kalau menunggu perbaikan dari pemerintah, khawatir kondisinya justru semakin rusak,” ujarnya.
Kepala desa setempat membenarkan adanya kegiatan perbaikan jalan tersebut. Ia menyampaikan bahwa jalan yang diperbaiki merupakan akses vital bagi warga untuk menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat.
Menurutnya, pemerintah desa telah mengusulkan perbaikan jalan tersebut melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Namun hingga saat ini, belum ada realisasi pembangunan jalan secara permanen.
“Kami berharap pemerintah daerah bisa segera menindaklanjuti usulan ini agar jalan dapat diperbaiki secara menyeluruh dan layak digunakan,” kata kepala desa.
Perbaikan jalan secara swadaya ini diharapkan dapat membantu kelancaran mobilitas warga untuk sementara waktu, sambil menunggu adanya penanganan lebih lanjut dari pemerintah daerah.


0 komentar:
Posting Komentar