Home » , , » HUJAN DERAS PICU LONGSOR JALAN DI DUSUN NGETREP TUNJUNGAN, AKSES WARGA TERGANGGU

HUJAN DERAS PICU LONGSOR JALAN DI DUSUN NGETREP TUNJUNGAN, AKSES WARGA TERGANGGU

radiogagakrimangfm.com on 13 Jan 2026 | 09.16


INFOBLORA.ID
- Mobilisasi warga di Dusun Ngetrep, Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora terganggu akibat longsor jalan yang dipicu hujan lebat dalam beberapa hari terakhir. Longsor terjadi akibat kebocoran drainase yang menyebabkan tanah ambles hingga sekitar 10 meter.

Subkoordinator Pembangunan dan Revitalisasi Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora, Wahyu Benyamin Aripin, menjelaskan bahwa longsor tersebut membuat akses jalan sementara tidak bisa dilewati secara normal.

“Amblesnya tanah kita hitung dari sungai kurang lebih 10 meter, panjang jalan yang longsor sekitar 50 sampai 70 meter. Amblesnya ini akibat kebocoran drainase dari atas,” jelas Beny, sapaan akrabnya.

Menurutnya, pihak DPUPR telah menyampaikan penyebab longsor kepada camat setempat. Salah satu faktor utama adalah kondisi drainase di sekitar lokasi yang kurang mendapat perhatian.

“Kita terkendala anggaran. Selanjutnya perlu kolaborasi bersama instansi terkait. Untuk sementara, penanganan yang kita lakukan dengan pemasangan bambu di sepanjang longsoran, intinya agar masih bisa dilewati,” ujarnya.

Beny menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana. Saat ini, BBWS disebut telah melakukan pengukuran untuk rencana penanganan permanen maupun semi permanen.

“Informasinya BBWS sudah melakukan pengukuran untuk penanganan permanen dan semi permanen. Semoga melalui Kementerian dan BBWS Pemali Juana bisa mengalokasikan anggaran,” kata Beny.

Ia mengakui, kebocoran drainase menyebabkan aliran air meresap ke bawah sehingga tanah menjadi gembur dan mudah ambles. Kejadian serupa, lanjut Beny, sebenarnya sudah sering terjadi di wilayah tersebut.

“Di area ini memang sering terjadi kejadian tanah turun. Sebelumnya juga sudah pernah terjadi dan kita laporkan, namun kali ini penurunannya paling parah,” ungkapnya.

Untuk saat ini, DPUPR Kabupaten Blora hanya mampu melakukan penanganan sementara sambil menunggu solusi jangka panjang dan dukungan anggaran dari pihak terkait.

Share this article :

0 komentar:

 
Copyright © 2013. infoblora.id - All Rights Reserved