Home » , , » BLORA BERSELIMUT SARUNG! HARI PERTAMA KERJA 2026, RATUSAN ASN KOMPAK JUMAT BERSARUNG BATIK KHAS DAERAH

BLORA BERSELIMUT SARUNG! HARI PERTAMA KERJA 2026, RATUSAN ASN KOMPAK JUMAT BERSARUNG BATIK KHAS DAERAH

radiogagakrimangfm.com on 2 Jan 2026 | 11.09


INFOBLORA.ID
- Suasana berbeda tampak di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora pada hari pertama masuk kerja tahun 2026. Program “ASN Jumat Bersarung” resmi diterapkan dan langsung menyedot perhatian. Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN), baik PNS maupun PPPK, tampak kompak mengenakan sarung batik saat mengikuti apel pagi, Jumat (2/1/2026).

Pantauan di halaman Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Blora, para ASN berbaris rapi dengan balutan busana khas daerah. ASN laki-laki mengenakan kemeja putih lengan panjang maupun pendek dengan bawahan sarung batik, sementara atribut ASN seperti pin Korpri, nametag, dan kartu identitas tetap dikenakan lengkap. Penggunaan peci tidak diwajibkan.

Sementara itu, ASN perempuan juga mengenakan bawahan kain sarung batik khas Blora dengan atasan baju polos lengan panjang berwarna cerah atau putih. Bagi yang berjilbab maupun non-hijab, penyesuaian diperbolehkan dengan tetap memperhatikan kerapian dan kelengkapan atribut ASN.

Apel pagi dipimpin oleh Asisten Sekda Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Dasiran. Turut hadir Sekda Blora Komang Gede Irawadi yang tampil mengenakan sarung khas Blora bermotif cap jati lestari warna hijau tua dipadukan dengan kemeja putih.

“Selamat Tahun Baru 2026 untuk semuanya. Hari pertama masuk kerja ini ada yang baru. Mulai hari ini setiap Jumat kita semua mengenakan pakaian khas ASN Jawa Tengah dengan sarung batik khas Blora. Ini sebagai wujud pelestarian adat budaya lokal sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi UKM batik Blora,” ujar Dasiran dalam amanatnya.

Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum, Bawa Dwi Raharja, menegaskan bahwa kebijakan ASN bersarung bukanlah simbol pakaian keagamaan.

“Ini bukan pakaian muslim, nggih. Ini pakaian dinas ASN khas Jawa Tengah. Karena itu peci tidak wajib. Yang utama adalah sarung motif khas Blora dengan atasan kemeja polos cerah atau batik. ASN perempuan, baik yang berhijab maupun nonmuslim, juga bisa menyesuaikan,” jelasnya.

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Bupati Blora Nomor 025.1/1638 Tahun 2025 tertanggal 30 Desember 2025, sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor B/800.1.12.25/83/2025 tentang Penggunaan Pakaian Dinas Harian Khas ASN.

Salah satu ASN Setda Blora, Ragil SA., mengaku merasakan nuansa baru saat mengenakan sarung di hari pertama kerja tahun ini.

“Rasanya beda, seperti mau ikut pesantren kilat. Ini tampilan baru di awal 2026. Karena sarung batik khas Blora belum banyak tersedia, hari ini masih pakai sarung batik seadanya. Saya pakai motif sapi jagad sambil pesan sarung khas Blora ke perajin. Semoga minggu depan sudah jadi,” ungkapnya.

Tak hanya di Setda, suasana ASN bersarung juga terlihat di berbagai OPD, seperti Sekretariat DPRD, Dinporabudpar, Dinas PMD, Dinas PUPR, hingga Kantor Camat Bogorejo.

Kebijakan ini pun disambut antusias para perajin batik lokal. Yanik Mariana, perajin batik khas Blora “Nimas Barokah”, mengaku gembira dengan adanya edaran tersebut.

“Sudah ada ASN yang datang membeli sarung batik Blora. Produksi kain sarung motif khas Blora akan kami tingkatkan lagi. Ini peluang besar bagi perajin. Semoga program Jumat Bersarung ini benar-benar membangkitkan ekonomi UKM batik Blora,” pungkasnya.

Program ASN Jumat Bersarung pun menjadi penanda awal tahun 2026 di Blora dengan semangat pelestarian budaya lokal sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan.

Share this article :

0 komentar:

 
Copyright © 2013. infoblora.id - All Rights Reserved