![]() |
| Satgana PMI, dibantu TNI dan karang taruna Karangboyo membersihkan puing sisa kebakaran di salah satu ruangan rumah Markaban (70) yang hangus terbakar, Rabu dini hari (25/2) lalu. |
BLORA. Dengan tujuan meringankan beban korban kebakaran yang
dialami keluarga Markaban (70) warga RT 01 RW 01 Kelurahan Karangboyo Kecamatan
Cepu. Kamis pagi (26/2) sekitar pukul 08.00 WIB, Satgana PMI Kecamatan Cepu
dibantu TNI Koramil Cepu, perwakilan Hotel Ammi, serta karang taruna setempat
melakukan gotong royong berupa aksi sosial bersih-bersih puing sisa kebakaran.
Aksi bakti sosial ini dipimpin langsung oleh Kepala Kelurahan
Karangboyo, Ibu Eny Rachmawati. Ada sekitar 50 personil dengan sukarela
membantu keluarga Markaban membersihkan puing-puing genteng dan kayu rumahnya
yang telah hangus terbakar Rabu (25/2) lalu.
Eny Rachmawati selaku Lurah di wilayah tersebut menyatakan
terimakasih atas kerja sama yang baik dari berbagai unsur baik Satgana, TNI,
Hotel Ammi serta karang taruna Karangboyo sehingga bisa sedikit membantu Pak
Markaban. “Kami mewakili keluarga korban sekali lagi mengucapkan terima kasih
yang sebesar-besarnya, kami tidak bisa memberikan apa-apa hanya ucapan terima
kasih dan doa semoga para relawan yang sudah membantu diberikan imbalan oleh
Allah SWT,” kata Eny.
Sementara itu, Komandan Satgana PMI Kecamatan Cepu, Anton Moedji
menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap sesama
yang sedang tertimpa musibah. “Setidaknya kami bisa
meringankan beban korban yang masih shock dengan musibah yang menimpanya,
puing-puing yang masih berserakan dibersihkan dengan menggunakan sekop dan
cangkul,” jelasnya.
Untuk diketahui, musibah kebakaran yang menimpa
keluarga Markaban tersebut terjadi tengah malam tepatnya Rabu dini hari (25/2)
sekitar pukul 00.00 WIB. Api diduga muncul dari rumah bagian atap belakang.
Warga sontak berusaha memadamkan api dan melapor ke petugas pemadam kebakaran.
Enam armada pemadam kebakaran dari Pertamina EP,
Pusdiklat Migas dan BPBD Kabupaten Blora dikerahkan memadamkan api. Kebakaran berhasil
dilokalisir sehingga tidak meluas ke rumah disekitarnya, dan tidak ada korban
jiwa karena pemilik rumah yang sedang tertidur telah ditolong warga sekitar.
Kerugian diperkirakan mencapai jutaan rupiah.
Hingga berita ditulis, belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut. Pihak Polsek Cepu masih melakukan penyelidikan mendalam. Dugaan sementara karena konsleting listrik. "Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran di rumah Pak Markaban," ungkap Kaplosek Cepu AKP Andi Kadesma. (Jo-infoblora)


0 komentar:
Posting Komentar