| Kereta Api (KA) Blora jurusan Semarang saat menurunkan penumpang di Stasiun Cepu Kabupaten Blora. |
"Saya
biasa pulang kampung naik KA Blora Jaya karena lebih murah daripada naik bus.
Sekarang harga tiketnya malah naik jadi Rp 40 ribu," kata Fajrina Dewi (21), Senin (23/2) kemarin.
Mahasiswa
asal Blora yang berkuliah di salah satu PTN di Semarang itu menyebutkan harga
tiket KA Blora Jaya sebelumnya hanya Rp 28 ribu per orang, tetapi sekarang
mengalami penaikan hampir 100 persen.
Ia
juga mengakui tidak tahu sejak kapan kenaikan harga tiket KA Blora Jaya itu
diberlakukan, termasuk alasan PT KAI menaikkan harga tiket KA lokal itu karena
pelayanan yang diberikan sama saja.
"Kalau
naik banyak (harga tiket, red.) begini, saya pikir-pikir mencari alternatif
angkutan lain yang lebih murah. Padahal, kalau harganya masih Rp28 ribu, saya
bisa menghemat," katanya.
Senada
dengan itu, Dita Nur (23), warga Kecamatan Cepu, Blora, yang biasa menggunakan KA Blora
Jaya untuk pulang kampung ke Cepu juga mengeluhkan naiknya harga tiket KA, padahal pada bulan lalu harga
tiketnya masih Rp 28 ribu/orang.
"Kalau
naiknya 'dikit' tidak masalah. La ini naiknya kok banyak banget, sampai Rp40
ribu. Hampir dua kali lipat," kata Dita yang selama ini setia menggunakan
KA untuk pulang ke kampung halaman.
Sementara
itu, Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daops IV Semarang Suprapto membenarkan
adanya kenaikan harga tiket KA Blora Jaya yang sudah diberlakukan sejak 1
Februari 2015.
"Jenis-jenis
KA itu kan berbeda, ada yang KA bersubsidi dan komersial atau nonsubsidi.
Kereta Api Blora Jaya termasuk KA lokal komersial. Artinya, penentuan harga
disesuaikan dengan pasar," katanya.
Ia
menyebutkan KA lokal komersial lainnya, yakni KA Kaligung Mas yang melayani
Semarang-Tegal p.p. dan KA Cepu Express yang melayani jurusan Cepu
(Blora)-Surabaya yang juga tidak disubsidi.
"Kenaikan
harga tiket bisa disebabkan banyak faktor, antara lain harga komponen yang
naik, biaya operasional perawatan yang naik, dan sebagainya. Apalagi, KA
komersial tidak disubsidi," katanya.
Meski
demikian, Suprapto mengatakan kenaikan harga tiket KA Blora Jaya itu sudah
disosialisasikan kepada masyarakat jauh-jauh hari sebelum resmi diberlakukan
mulai 1 Februari 2015. (Tio-infoblora)

0 komentar:
Posting Komentar