BLORA. Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Pegawai, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Blora, Suprayogi mengatakan, ada sekitar 6.434
orang yang mendaftar reskrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten
Blora melalui online. Namun, dari jumlah itu ternyata ada 337 orang yang belum
mengirimkan berkas lamarannya melalui Kantor Pos hingga penutupan pendaftaran,
Selasa (23/9) lalu. Jika berkas dikirimkan setelah penutupan 23 September maka akan dikembalikan.
”Pendaftaran
melalui online di internet sangat banyak. Namun, dari jumlah tersebut belum
semua berkas pendaftar diterima BKD. Masih ada 337 berkas yang belum
dikirimkan,” kata Suprayogi, kemarin.
Menurutnya,
tim dari BKD Blora yang ditunjuk sebagai verifikasi berkas sudah bekerja dan
menyeleksi berkas-berkas dari para pelamar CPNS. Berkas yang memenuhi
persyaratan akan dipisahkan, dengan berkas yang tidak memenuhi syarat.
Selanjutnya,
tim verifikasi mengirimkan surat balasan berisi kartu ujian bagi peserta yang
memenuhi syarat. Sedangkan bagi yang tidak memenuhi syarat, juga akan dikirim
surat balasan, hanya saja berisi pemberitahuan jika berkasnya tidak memenuhi
syarat.
”Hasil
seleksi administrasi secara manual, akan ditempel di papan pengumuman kantor
BKD. Tapi, peserta juga bisa mengecek melalui website kami bkd.blorakab.go.id,” jelas Suprayogi.
Namun,
tambah Suprayogi, pihaknya masih belum mendapat penjelasan dari BKD Jateng,
soal jadwal pelaksanaan ujian CPNS tersebut. Hanya saja, lokasi ujian sudah
ditentukan, yaitu di Kantor Bakorwil Pati.
”Hingga kini
belum diputuskan, kapan ujian akan digelar. Tetapi, Selasa (30/9) besok, akan
digelar pertemuan di BKD Jateng guna menyusun tanggal dan waktu pelaksanaan
ujian,” terangnya.
Diketahui,
pendaftaran CPNS 2014 sudah ditutup sejak 23 September lalu. Di Kabupaten
Blora, ada sekitar 6.434 pelamar yang memperebutkan 44 formasi CPNS.
Kepala BKD
Blora Suwignyo mengatakan jumlah pelamar tersebut cukup tinggi, jika melihat
formasi yang dibuka sesuai jatah dari pemerintah pusat. Ke 6.434 pelamar itu,
mendaftar melalui online, dan sudah menyerahkan berkas persyaratan melalui
Kantor Pos.
”Dari yang
mengirimkan berkas lamarannya, paling banyak adalah untuk formasi penyuluh
keluarga berencana (KB). Jumlahnya sekitar 4 ribu pendaftar, dengan kualifikasi
pendidikan S-1 semua jurusan,” kata Suwignyo.
Sementara
itu, untuk mengantisipasi dan mencegah praktik percaloan, pihak KBD Blora
mengimbau kepada para pelamar CPNS berhati-hati. Suwignyo meminta masyarakat,
agar tidak tergiur atau percaya kepada pihak-pihak yang mengaku bisa meloloskan
menjadi PNS dengan imbalan berupa uang.
”Jangan
percaya pada calo. Percaya saja pada usaha diri sendiri, ikhtiar dan semangat,”
tandasnya. (Aries-Murianews
| rs-infoblora)
0 komentar:
Posting Komentar