Home » , , » Tim Arkeolog Temukan Fosil Manusia Prasejarah di Goa Kidang Todanan

Tim Arkeolog Temukan Fosil Manusia Prasejarah di Goa Kidang Todanan

infoblora.id on 3 Jun 2014 | 10.00

Fosil manusia purba yang ditemukan di Goa Kidang Todanan. (rs-infoblora)
BLORA. Kepala Dinas Perhubungan Pariwisata Kebudayaan Komunikasi dan Informatika (DPPKKI) Kabupaten Blora, H. Slamet Pamudji, SH, M.Hum, di Blora, Jawa Tengah, Selasa (03/06) mengungkapkan bahwa telah diketemukan fosil tulang manusia prasejarah yang usianya sudah ribuan tahun. Fosil manusia prasejarah itu ditemukan di sekitar kawasan Goa Kidang, Desa Tinapan, Kecamatan Todanan.

Fosil tulang manusia tersebut berhasil ditemukan oleh tim peneliti dari Balai Arkeologi Yogyakarta. “Oleh Tim dari Balai Arkeologi Yogyakarta, pelaksanan penelitian itu berjudul Pola Okupasi Goa Kidang, Hunian Masa Prasejarah Kawasan Karst Blora. Dan akhirnya diketemukan tulang manusia yang usianya kurang lebih dua belas ribu tahun. Kondisinya sudah lapuk, maka tim harus mengolesi dengan cairan kimia sebelum dipindahkan,” kata Kepala DPPKKI Slamet Pamudji di dampingi Kepala Bidang Kebudayaan Suntoyo saat berada di lokasi penelitian Goa Kidang.

Dijelaskan oleh mantan Kabag Humas Setda Blora itu, penelitian tersebut dilaksanakan  selama dua belas hari pada tanggal 26 Mei hingga 6 Juni nanti. Pelakasanaan dilakukan tim yang dipimpin oleh Dra. Indah Asikin Nurani, M.Hum. Goa Kidang terletak di kawasan Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora, BKPH/RPH Kalonan Desa Tinapan Kecamatan Todanan pada petak 62. 

“Penelitian berjalan lancar, tapi perlu segera mendapatkan pengawasan serius dari pemerintah kabupaten untuk lokasi tersebut, sehingga perlu dibuatkan Surat Keputusan yang ditanda tangani Bupati sebagai kawasan yang dilindungi,” tegasnya.    

Masih menurut Mumuk, panggilan akrab Kepala DPPKKI Blora, lokasi Goa Kidang sangat berpotensi untuk dikelola menjadi kawasan wisata. Lokasi Goa Kidang berjarak lebih kurang 800 meter dari kawasan Pabrik Gula (PG) Blora, Gendis Multi Manis (GMM).

Pada kesempatan yang sama Ketua Tim Peneliti, Dra. Indah Asdikin Nurani. M.Hum, menjelaskan lokasi Goa Kidang merupakan lokasi penelitian tahap ke delapan. “Penemuan ini membuktikan bahwa Goa Kidang pernah menjadi salah satu tempat hunian homo sapiens (manusia purba). Karena letaknya yang bagus, dan strategis, ditengarai ada sumber mata air di sekitar goa,” katanya.

Indah Asikin Nurani menjelaskan, sasaran penelitian sebagai hasil akhir jangka panjang adalah kronologi hunian Goa Kidang, perkembangan teknologi pembuatan alat dan perhiasan penghuni Goa Kidang serta jangkauan sumber bahan baku, komponen rangka Homo Sapiens dan tahap hunian antara gua Kidang A dan gua Kidang AA.

“Tulangnya tidak bisa langsung diangkat, harus di lumuri dulu dengan larutan kimia. Karena sudah lapuk,” ujarnya.

Dari pantuan di lokasi goa kidang, Selasa (03/06), Tim Peneliti menentukan beberapa titik galian yang ditengarai menyimpan bukti prasejarah di kawasan tersebut. Hanya saja tim peneliti mengeluhkan tanah di sekitar lokasi mudah longsor. Apalagi jika muncul getaran yang bersumber dari mesin.

Tim peneliti yang dipimpin oleh Indah Asikin Nurani tersebut terdiri atas arkeolog, tenaga teknis pemetaan/gambar dan fotografer, serta tenaga administrasi dari Balai Arkeologi Yogyakarta dibantu oleh seorang geolog dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gajah Mada (UGM) dan Institut Teknologi Bandung (ITB), serta dua orang anthropolog ragawi dari Universitas Airlangga. Selain itu juga dibantu tenaga daerah dari DPPKKI Blora.

Sementara itu salah seorang tim peneliti, Soni Sanjaya, mengatakan agar tidak  lapuk maka temuan tulang tersebut diolesi dengan cairan kimia bernama Paraloid dan Aceton. “Kita kuas perlahan-lahan dengan cairan Paraloid dan Aceton,” kata Soni Sanjaya. (rs-infoblora | DPPKKI Blora).
Share this article :

0 komentar:

 
Copyright © 2013. infoblora.id - All Rights Reserved