Home » , » BUMD Blora Dampingi Pertagas Kelola Jaringan Gas Rumah Tangga "City Gas"

BUMD Blora Dampingi Pertagas Kelola Jaringan Gas Rumah Tangga "City Gas"

infoblora.id on 18 Apr 2014 | 03.44

Sebagian gas dari Central Processing Plant (CPP) Proyek Pengembangan Gas Jawa (PPGJ) di Desa Sumber Kec.Kradenan inilah yang nantinya akan digunakan untuk program city gas. (ali-infoblora)
BLORA. Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menunjuk PT Pertamina Gas melalui anak perusahaannya PT Pertagas Niaga, sebagai pengelola jaringan gas (jargas) bumi untuk rumah tangga. Rencananya, Pertagas Niaga akan mengelola distribusi gas bumi di tujuh daerah di Indonesia, satu diantaranya di Blora.

Dengan ditunjuknya Pertagas tersebut berarti pengelolaan city gas di Blora tidak sepenuhnya dilakukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Blora Patra Energi (BPE).
Namun begitu, dalam pengelolaan distribusi gas di jargas tersebut, PT Pertagas Niaga melibatkan pula BUMD. Pertagas Niaga hanya akan bertindak sebagai penyalur gas (distributor) kepada masyarakat. 
Ketujuh daerah di Indonesia yang jargasnya dikelola Pertagas Niaga adalah Subang, Cirebon, Bogor, Ogan Ilir, Blora, Sidoarjo dan Sorong. Ketujuh daerah tersebut sudah memiliki jaringan pipa gas yang dibuat oleh pemerintah.
Di Blora, jaringan pipa gas tersebut telah dibangun pada tahun 2013. Yakni di kawasan ring satu Proyek Pengembangan Gas Jawa (PPGJ). Diantaranya di Desa Sumber Kecamatan Kradenan, Desa Mojorembun Kecamatan Kradenan, Desa Wado, Desa Kemantren, Desa Pulo dan Desa Tanjung Kecamatan Kedungtuban serta Desa Kapuan Kecamatan Cepu.
Program tersebut diberi nama City Gas. Di pengelolaan distribusi gas tersebut BUMD nantinya akan dilibatkan antara lain dalam hal penyediaan sarana pembayaran pemakaian gas rumah tangga. "BUMD siap menjadi mitra produktif dengan Pertagas," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT BPE, Christian Prasetya, Kamis (17/4).
Dia mengungkapkan informasi ditunjuknya Pertagas dalam pengelolaan jargas baru diketahuinya dari media massa. Hanya, Christian mengemukakan pengelolaan tersebut sesuai dengan rencana pemerintah. 
Menurutnya, proyek city gas dibiayai pemerintah pusat melalui dana yang dianggarkan dalam APBN. "Saya pikir Kementerian ESDM sudah mempertimbangkan banyak hal terkait dengan pengelolaan city gas. BUMD sangat mendukung policy Kementerian ESDM ini," tegasnya.
Christian mengatakan dengan bermitrannya BUMN migas (Pertagas, Red) dengan BUMD minimal akan diperoleh transfer pengetahuan. Sehingga BUMD akan bisa berkembang lebih maju di masa yang akan datang. "Pengelolaan jargas di beberapa daerah di Indonesia juga sama. BUMD tetap dilibatkan," katanya.
City gas akan dilaksanakan di Blora jika gas yang dihasilkan dalam PPGJ Peramina Eksplorasi dan Produksi (EP) di Desa Sumber Kecamatan Kradenan sudah berproduksi.
Direncanakan tahun ini gas yang diproduksi PPGJ akan dialirkan ke Semarang untuk pembangkit listrik Tambaklorok. Gas yang akan dipakai dalam city gas di Blora adalah bagian kecil dari gas yang dihasilkan dalam proyek PPGJ. (rs-infoblora | abdul muiz)
Share this article :

0 komentar:

 
Copyright © 2013. infoblora.id - All Rights Reserved