![]() |
| Sebagian gas dari Central Processing Plant (CPP) Proyek Pengembangan Gas Jawa (PPGJ) di Desa Sumber Kec.Kradenan inilah yang nantinya akan digunakan untuk program city gas. (ali-infoblora) |
Dengan ditunjuknya Pertagas tersebut
berarti pengelolaan city gas di Blora tidak sepenuhnya dilakukan Badan
Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Blora Patra Energi (BPE).
Namun
begitu, dalam pengelolaan distribusi gas di jargas tersebut, PT Pertagas
Niaga melibatkan pula BUMD. Pertagas Niaga hanya akan bertindak sebagai
penyalur gas (distributor) kepada masyarakat.
Ketujuh daerah di
Indonesia yang jargasnya dikelola Pertagas Niaga adalah Subang, Cirebon,
Bogor, Ogan Ilir, Blora, Sidoarjo dan Sorong. Ketujuh daerah tersebut
sudah memiliki jaringan pipa gas yang dibuat oleh pemerintah.
Di
Blora, jaringan pipa gas tersebut telah dibangun pada tahun 2013. Yakni
di kawasan ring satu Proyek Pengembangan Gas Jawa (PPGJ). Diantaranya di
Desa Sumber Kecamatan Kradenan, Desa Mojorembun Kecamatan Kradenan,
Desa Wado, Desa Kemantren, Desa Pulo dan Desa Tanjung Kecamatan
Kedungtuban serta Desa Kapuan Kecamatan Cepu.
Program tersebut
diberi nama City Gas. Di pengelolaan distribusi gas tersebut BUMD
nantinya akan dilibatkan antara lain dalam hal penyediaan sarana
pembayaran pemakaian gas rumah tangga. "BUMD siap menjadi mitra
produktif dengan Pertagas," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT
BPE, Christian Prasetya, Kamis (17/4).
Dia mengungkapkan
informasi ditunjuknya Pertagas dalam pengelolaan jargas baru
diketahuinya dari media massa. Hanya, Christian mengemukakan pengelolaan
tersebut sesuai dengan rencana pemerintah.
Menurutnya, proyek
city gas dibiayai pemerintah pusat melalui dana yang dianggarkan dalam
APBN. "Saya pikir Kementerian ESDM sudah mempertimbangkan banyak hal
terkait dengan pengelolaan city gas. BUMD sangat mendukung policy
Kementerian ESDM ini," tegasnya.
Christian mengatakan dengan
bermitrannya BUMN migas (Pertagas, Red) dengan BUMD minimal akan
diperoleh transfer pengetahuan. Sehingga BUMD akan bisa berkembang lebih
maju di masa yang akan datang. "Pengelolaan jargas di beberapa daerah
di Indonesia juga sama. BUMD tetap dilibatkan," katanya.
City gas
akan dilaksanakan di Blora jika gas yang dihasilkan dalam PPGJ Peramina
Eksplorasi dan Produksi (EP) di Desa Sumber Kecamatan Kradenan sudah
berproduksi.
Direncanakan tahun ini gas yang diproduksi PPGJ akan dialirkan ke
Semarang untuk pembangkit listrik Tambaklorok. Gas yang akan dipakai
dalam city gas di Blora adalah bagian kecil dari gas yang dihasilkan
dalam proyek PPGJ. (rs-infoblora | abdul muiz)


0 komentar:
Posting Komentar