Home » , » Tabrakan Maut di Kalimodang, Satu Orang Tewas

Tabrakan Maut di Kalimodang, Satu Orang Tewas

infoblora.id on 6 Sep 2013 | 00.22

Salah satu kendaraan korban setelah dihantam truk. Foto: @mbahramin
BLORA - Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua truk dan tiga sepeda motor di seputaran Jembatan Kalimodang di Dukuh Ngawenan, Desa Sambongrejo, Kecamatan Sambong, tepatnya di kilometer 13 Jalan Cepu -Blora, Jawa Tengah mengakibatkan satu orang tewas di lokasi kejadian, Kamis (5/9/2013).

Korban tewas adalah Basah Heri Susanto (47), warga Desa Dengok, RT. 13 RW. 02, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Korban berprofesi sebagai Guru Teknik Mesin SMKN 1 Blora. Sedangkan empat korban lainnya mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke Puskesmas Jiken untuk mendapat perawatan intensif.

Peristiwa tragis itu berawal dari  truk pengangkut 22 pekerja penebang tebu dari pabrik gula Trangkil, Pati menabrak tiga sepeda motor dan satu truk di tikungan Kalimodang. Akibat dihantam truk, sepeda motor yang dikendarai korban hancur. Sedangkan tubuhnya ditemukan dalam kondisi tertelungkup persis di belakang sepeda motornya dan diantara dua sepeda motor lainnya yang juga hancur.

Menurut penuturan beberapa pengendara yang berada di lokasi tempat kejadian, kejadian terjadi sekira pukul 07.50 WIB ketika truk dengan nomor polisi K 1877 BD meluncur dari arah barat (Blora) dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di tikungan Kalimodang, truk yang mengangkut pekerja terlihat oleng. Di saat bersamaan, muncul tiga sepeda motor dan sebuah truk tanpa muatan dari arah berlawanan (Cepu).

Karena jarak sudah dekat, sepeda motor Vario  bernomor polisi (bernopol) K 6284 GN yang dikendarai Basah Heri Susanto (47), Honda Supra X 125 bernopol K 6284 GN dengan pengendara Sutrisno (52), dan Yamaha Vega dengan nomor polisi  K 3630 CY (pengendara belum diketahui identitasnya), serta sebuah truk tanpa muatan dengan nomor polisi K 1420 TA yang dikemudikan Pardi (35), bertabrakan.

Pardi, sang sopir truk menceritakan,  tabrakan beruntun tidak dapat terhindarkan karena  truk pengangkut pekerja tebang tebu meluncur melewati garis marka jalan dengan kecepatan tinggi. Awalnya,  truk tersebut menghantam sepeda motor yang ada paling depan disusul Honda Supra X 125 dan Yamaha Vega lalu truk yang dikemudikannya. Akibat hantaman itu truknya hingga berbalik arah.

“Mungkin sopir truk pengangkut orang-orang itu tidak hafal jalan. Karena sejak dari ujung tikungan sudah berjalan oleng dan melewati marka jalan,” ujar Pardi yang tinggal di Desa Tamanrejo RT. 07 RW. 04 Kecamatan Tunjungan ini.

"Usai menabrak 3 sepeda motor dan truk saya, sopir langsung  membanting setir ke kanan hingga truk masuk ke dalam hutan," lanjut dia sambil menerangkan truk tersebut mengalami kerusakan berat pada bagian depan.

Sedangkan Korban tewas langsung dibawa petugas ke rumah sakit dr. R. Soeprapto Cepu. Sementara evakuasi kendaraan bangkai tiga sepeda motor dan dua truk yang rusak parah baru dilakukan setelah proses identifikasi dan oleh TKP selesai dilakukan Satuan Lalu lintas Polres Blora. Saat ini, kasus kecelakaan karambol tersebut telah ditangani oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Blora. (Ali) (Sumber: suarabanyuurip.com)
Share this article :

0 komentar:

 
Copyright © 2013. infoblora.id - All Rights Reserved