Home » , , , » DOSEN IPB UNIVERSITY LATIH PETANI GONDEL BLORA PASARKAN PRODUK ORGANIK SECARA DIGITAL

DOSEN IPB UNIVERSITY LATIH PETANI GONDEL BLORA PASARKAN PRODUK ORGANIK SECARA DIGITAL

radiogagakrimangfm.com on 11 Okt 2026 | 15.48


INFOBLORA.ID
- Dosen Institut Pertanian Bogor (IPB University) kembali melaksanakan program Pulang Kampung di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Sabtu-Minggu (10-11/10/2026). Kali ini, para dosen memberikan pelatihan pencatatan usaha tani hingga pemasaran digital produk organik kepada petani di Desa Gondel, Kecamatan Kedungtuban.

Kegiatan yang memasuki tahun ketiga tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas petani dalam mengelola usaha pertanian sekaligus memperkuat strategi pemasaran hasil panen. Program ini juga diharapkan mampu mendukung pengembangan Blora Go Organic dan mendorong produk pertanian lokal agar semakin berdaya saing.

Program dosen pulang kampung kali ini dipimpin Prof. Dr. Bayu Krisnamurthi, yang memiliki keterikatan keluarga dengan Kecamatan Ngawen, Blora. Tim turut melibatkan Dr. Anna Fariyanti yang berasal dari Kecamatan Cepu, serta Dr. Suprehatin, Herawati, S.E., M.Si., dan Vanesha Miranda, S.E., M.Si., yang memiliki keterikatan profesional dengan Blora melalui berbagai kegiatan IPB University.

Pelatihan tersebut menyasar kebutuhan petani Desa Gondel yang saat ini mulai berproses menuju sistem pertanian padi organik atau padi sehat. Peralihan dilakukan secara bertahap mengingat sebagian petani masih menggunakan pupuk kimia dalam kegiatan budidayanya.

Pada hari pertama, Sabtu (10/10/2026), sekitar 50 peserta mengikuti pelatihan pencatatan usaha tani atau farm recording. Materi yang diberikan meliputi pencatatan kegiatan usaha tani, penghitungan harga pokok produksi, penentuan harga pokok penjualan, hingga penyusunan strategi pemasaran menggunakan metode Business Model Canvas (BMC).

Melalui materi tersebut, petani diharapkan semakin memahami pengelolaan usaha pertanian secara terukur. Pencatatan yang baik menjadi salah satu fondasi penting untuk mengetahui biaya produksi, menghitung keuntungan, serta menentukan harga jual produk secara lebih tepat.

Kegiatan berlanjut pada Minggu (11/10/2026) dengan pelatihan pemasaran digital produk organik yang diikuti sekitar 89 peserta. Pelatihan ini diarahkan untuk memperluas wawasan petani dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana promosi dan pemasaran hasil pertanian.

Dengan penguasaan pemasaran digital, produk pertanian dari Desa Gondel diharapkan tidak hanya bergantung pada jalur pemasaran konvensional, tetapi juga memiliki peluang menjangkau konsumen yang lebih luas.

KOLABORASI DENGAN TRUBUS DAN EXXONMOBIL

Prof. Dr. Bayu Krisnamurthi menjelaskan, terdapat tiga kegiatan utama yang dilaksanakan di Desa Gondel. Salah satunya berkaitan dengan kerja sama Trubus dan ExxonMobil Cepu Limited untuk mendampingi petani dalam mengembangkan usaha pertanian.

Selain pendampingan petani, kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa Departemen Agribisnis IPB University melalui program capstone. Mahasiswa mendapatkan tugas untuk menganalisis peluang pemasaran beras organik agar dapat masuk ke jaringan katering Trubus.

Mahasiswa juga menyusun analisis usaha media tanam organik yang berpotensi dibeli oleh Trubus. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk menghubungkan kajian akademis dengan kebutuhan usaha sekaligus membuka peluang pengembangan produk pertanian di tingkat lokal.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempertemukan kebutuhan petani, pendampingan akademis, dan peluang pasar sehingga pengembangan pertanian organik di Blora tidak berhenti pada proses budidaya, tetapi juga mencakup penguatan rantai pemasaran.

DESA GONDEL DIDORONG KEMBANGKAN PRODUK ORGANIK UNGGULAN

Pengembangan potensi Desa Gondel tidak hanya diarahkan pada komoditas beras. Beragam tanaman buah juga dinilai berpeluang menjadi produk unggulan sekaligus penciri desa dalam pengembangan pertanian organik.

Beberapa komoditas yang menjadi perhatian di antaranya alpukat, mangga, nangka, dan jambu air. Pengembangan komoditas tersebut diharapkan mampu memperluas sumber pendapatan petani serta meningkatkan keragaman produk pertanian Desa Gondel.

Sebagai bagian dari kegiatan Pulang Kampung, dilakukan penyerahan secara simbolis sebanyak 120 bibit pohon buah beserta media tanam dari Prof. Dr. Bayu Krisnamurthi, yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Trubus Bina Swadaya, kepada Bupati Blora.

Bibit yang diserahkan terdiri atas beberapa jenis tanaman buah, yakni alpukat Miki, jambu air Green Giant, nangka Madu, dan mangga Chokanan.

Penyerahan bibit tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi pertanian dan perkebunan di Desa Gondel. Selain mendorong diversifikasi komoditas, pengembangan tanaman buah diharapkan dapat memperkuat identitas desa sebagai kawasan yang terus berproses menuju pertanian organik.

Melalui program Pulang Kampung, pendampingan petani, pelatihan pemasaran digital, serta kolaborasi dengan dunia usaha dan perguruan tinggi, Desa Gondel diharapkan mampu mengembangkan usaha pertanian yang lebih terencana dan berorientasi pasar.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan program Blora Go Organic, dengan harapan produk pertanian lokal semakin kompetitif, memberikan nilai tambah bagi petani, dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Kabupaten Blora.

Share this article :

0 komentar:

 
Copyright © 2013. infoblora.id - All Rights Reserved