Home » , , » PEDAGANG PASAR NGAWEN BLORA MASIH MENUNGGU KEPASTIAN PINDAH KE PASAR BARU

PEDAGANG PASAR NGAWEN BLORA MASIH MENUNGGU KEPASTIAN PINDAH KE PASAR BARU

radiogagakrimangfm.com on 30 Sep 2026 | 14.20


INFOBLORA.ID
- Pedagang Pasar Ngawen, Kabupaten Blora, masih menunggu kepastian mengenai jadwal kembali berjualan di pasar baru yang telah selesai dibangun.

Target Pasar Ngawen mulai ditempati pada 27 September 2026 telah terlewati. Namun hingga Senin (28/9/2026), pedagang mengaku belum menerima pemberitahuan resmi mengenai jadwal penempatan.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Ngawen, Ahmad Soleh, mengatakan pihaknya belum mendapatkan informasi terbaru dari dinas terkait mengenai kapan pedagang dapat mulai menempati pasar baru.

"Belum, dari dinas belum ada informasi resmi kapan bisa menempati," kata Soleh.

Menurutnya, informasi mengenai target Pasar Ngawen mulai digunakan pada 27 September justru diketahui melalui pemberitaan media. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada sejumlah pedagang yang tergabung dalam paguyuban.

Namun, hingga tanggal yang ditargetkan berlalu, belum ada informasi lanjutan mengenai pelaksanaan pemindahan pedagang.

"Untuk target ditempati 27 September kemarin saya tahunya juga dari berita. Saya sudah menginformasikan ke beberapa pedagang. Tapi sampai sekarang belum ada informasi lagi, sementara tanggalnya sudah terlewati," ujarnya.

Kondisi tersebut membuat pedagang bertanya-tanya mengenai kepastian kapan mereka dapat kembali berjualan di pasar baru.

Soleh mengatakan pedagang sebenarnya hanya membutuhkan kepastian jadwal agar dapat mempersiapkan proses pemindahan dan kembali menata aktivitas usaha.

"Pedagang sebenarnya juga bertanya-tanya, kapan pastinya," tuturnya.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, Soleh berencana berkomunikasi dengan UPTD Pasar Ngawen guna mengetahui perkembangan kesiapan pasar sekaligus kepastian jadwal penempatan pedagang.

"Paling nanti malam atau besok saya mau tanya lewat UPTD Pasar Ngawen terkait kepastian kapan bisa ditempati," katanya.

SUDAH LEBIH DARI DUA TAHUN BERJUALAN DI LOKASI RELOKASI

Kepastian pemindahan menjadi perhatian pedagang karena mereka telah cukup lama menjalankan usaha di lokasi sementara.

Pasar Ngawen sebelumnya mengalami kebakaran pada Januari 2024. Sejak saat itu, para pedagang harus melanjutkan aktivitas perdagangan di lokasi relokasi.

Pedagang berharap pemerintah segera memberikan jadwal yang jelas sehingga mereka dapat kembali berjualan di tempat yang lebih layak.

"Harapannya dari teman-teman ya minta kepastiannya bisa menempati kapan," ungkap Soleh.

Selain persoalan kepastian jadwal, kondisi lokasi relokasi juga menjadi keluhan pedagang. Cuaca yang semakin panas membuat aktivitas berjualan di lokasi sementara terasa kurang nyaman.

"Apalagi panas seperti ini, pedagang sudah jenuh, berjualan di tempat relokasi yang tidak nyaman di pinggir jalan," kata Soleh.

Menurutnya, kepindahan ke pasar baru bukan sekadar persoalan mendapatkan tempat berjualan yang lebih layak. Kepastian tersebut juga dibutuhkan agar pedagang dapat kembali menata usaha setelah lebih dari dua tahun beraktivitas di lokasi sementara.

Sebelumnya, saat melakukan verifikasi lapangan pada Kamis (17/9/2026), Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP), Armindo Soares, menyampaikan bahwa Pasar Ngawen ditargetkan mulai dapat digunakan pedagang pada 27 September 2026.

Namun, hingga Senin (28/9/2026), target tersebut telah terlewati dan pedagang masih menunggu informasi resmi mengenai jadwal penempatan.

Pedagang kini berharap komunikasi antara pemerintah dan paguyuban segera menghasilkan kepastian, sehingga mereka dapat mempersiapkan kepindahan dan kembali menjalankan aktivitas perdagangan di Pasar Ngawen yang baru.

Share this article :

0 komentar:

 
Copyright © 2013. infoblora.id - All Rights Reserved