Pages

9 Sep 2026

KANDANG AYAM DI SEMPU BLORA LUDES TERBAKAR, 30 RIBU AYAM MATI DAN KERUGIAN CAPAI RP1,8 MILIAR


INFOBLORA.ID
- Kebakaran hebat melanda kandang ayam di Dukuh Ngronggah, RT 001/RW 001, Desa Sempu, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Selasa (8/9/2026) malam. Dalam kejadian tersebut, sekitar 30 ribu ekor ayam berusia satu minggu mati terbakar.

Tidak hanya itu, dua bangunan kandang beserta berbagai peralatan peternakan ikut dilalap api. Total kerugian yang dialami pemilik kandang, Djarjono (72), warga setempat, diperkirakan mencapai Rp1,8 miliar.

TRC BPBD Blora, Agung Triyono, mengatakan kebakaran diketahui sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, salah seorang saksi, Mulyono (47), sedang berada di gudang penyimpanan pakan ayam.

Mulyono kemudian mendengar suara ledakan dari bagian kandang II sebelah selatan. Karena penasaran, ia keluar dari gudang untuk melakukan pengecekan.

“Lalu saksi keluar untuk melakukan pengecekan dan didapati bahwa di bagian kandang II bagian tengah terdapat letupan seperti benda terbakar,” kata Agung, Rabu (9/9/2026).

Melihat kobaran api mulai membesar, Mulyono berteriak meminta pertolongan. Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi kemudian berdatangan dan berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Namun, besarnya kobaran api membuat upaya warga kesulitan. Salah seorang warga kemudian meminta bantuan lebih luas hingga kejadian tersebut dilaporkan kepada Polsek Kunduran serta BPBD dan Damkar Blora.

“Menindaklanjuti informasi masuk tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Blora bersama Damkar Satpol PP Blora mendatangi lokasi kejadian dan melaksanakan pemadaman. Pemadaman berjalan dengan lancar dan aman,” jelas Agung.

Petugas kemudian melakukan upaya pemadaman dan memastikan api tidak kembali meluas ke area sekitar kandang. Setelah api berhasil dikendalikan, anggota Polsek Kunduran bersama perangkat Desa Sempu melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan sejumlah saksi.

DIDUGA KORSLETING DINAMO BLOWER

Kapolsek Kunduran AKP Budi Santoso mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan para saksi, api diduga pertama kali muncul dari kandang II bagian selatan.

“Awal mula munculnya api dari kandang II sebelah selatan yang diduga dari korsleting listrik dinamo blower,” ungkap Budi.

Kebakaran tersebut menghanguskan dua bangunan kandang. Kandang I memiliki ukuran panjang 54 meter dan lebar 12 meter, sedangkan kandang II berukuran panjang 38 meter dan lebar 12 meter.

Selain bangunan kandang, api juga menghanguskan sekitar 30 ribu ekor ayam yang baru berusia satu minggu. Sejumlah perlengkapan peternakan turut terbakar, di antaranya 20 unit blower, empat unit diesel, ratusan tempat pakan ayam, sekitar 100 karung pakan, dua unit pemanas, satu kulkas, satu springbed, satu unit televisi, enam CCTV, satu jet pump, 15 unit pompa air, tiga toren serta satu unit genset.

“Adapun kandang yang terbakar berjumlah dua. Sebanyak 30 ribu ekor ayam berumur satu minggu terbakar. Atas peristiwa tersebut korban mengalami total kerugian kurang lebih sebesar Rp1,8 miliar,” ujar Budi.

Beruntung, dalam peristiwa kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa. Petugas masih melakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kritik dan Saran serta masukan sangat berharga demi akuratnya informasi dalam portal infoblora.id ini.