INFOBLORA.ID - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Kabupaten Blora di tingkat nasional. Dua siswa SMAN 1 Blora, Atailla Marsya Putri Sigita dan Rosavia Putri Hartati, berhasil membawa pulang Medali Perunggu dalam Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2026.
Keduanya merupakan siswa kelas XII A6 dan tampil dalam ajang penelitian nasional tersebut bersama guru pembimbing Ahmad Idris Setyawan, S.Pd.
OPSI 2026 diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada 24–30 September 2026 di Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Yang menarik, penelitian yang mengantarkan keduanya meraih medali berangkat dari persoalan lingkungan yang ada di sekitar Blora, khususnya limbah minyak dari aktivitas pengeboran minyak tradisional di Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo.
Atailla dan Rosavia mengembangkan inovasi bernama “Terra Guard”, dengan penelitian berjudul:
“Pemanfaatan Sabut Kelapa (Cocos nucifera L.), Arang, dan Serbuk Kayu Jati (Tectona grandis L.f) sebagai Bioadsorben Berbasis Green Technology dalam Remediasi Tanah Pertanian Tercemar Minyak Mentah di Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora.”
Melalui penelitian tersebut, mereka memanfaatkan sabut kelapa, arang, dan serbuk kayu jati sebagai bioadsorben berbasis green technology untuk membantu proses remediasi tanah pertanian yang tercemar minyak mentah.
BERAWAL DARI PROPOSAL PADA MARET
Perjalanan menuju podium OPSI 2026 dimulai sejak Maret 2026. Saat itu, kedua siswa mulai menyusun dan mengirimkan proposal penelitian untuk mengikuti tahapan seleksi OPSI.
Kerja keras mereka membuahkan hasil. Pada April 2026, proposal tersebut dinyatakan lolos ke tahap kedua.
Penelitian kemudian terus dikembangkan melalui berbagai eksperimen, termasuk uji filtrasi bioadsorben serta pengujian kadar Total Petroleum Hydrocarbon (TPH) pada tanah yang tercemar minyak.
Untuk mendukung pengujian penelitian, keduanya melakukan pengujian kadar TPH dengan Universitas Veteran Yogyakarta.
Setelah melalui proses penelitian dan seleksi, perjuangan mereka kembali berlanjut pada September 2026. Atailla dan Rosavia dinyatakan lolos sebagai finalis OPSI 2026 dan berkesempatan mempresentasikan hasil penelitian mereka di Jakarta.
Di tahap final inilah keduanya memaparkan inovasi Terra Guard di hadapan dewan juri. Perjalanan panjang sejak penyusunan proposal, eksperimen, pengujian hingga presentasi final akhirnya membuahkan Medali Perunggu OPSI 2026.
ANGKAT POTENSI LOKAL, BAWA NAMA BLORA KE TINGKAT NASIONAL
Capaian tersebut tidak hanya menjadi prestasi bagi Atailla dan Rosavia, tetapi juga menjadi contoh bagaimana persoalan lingkungan di daerah dapat dikembangkan menjadi gagasan penelitian dan inovasi oleh pelajar.
Dengan mengangkat persoalan pencemaran tanah akibat aktivitas pengeboran minyak tradisional di Bogorejo dan memanfaatkan bahan seperti sabut kelapa serta limbah kayu jati, penelitian Terra Guard membawa isu lokal Blora ke panggung kompetisi penelitian tingkat nasional.
Medali Perunggu OPSI 2026 menjadi buah dari perjalanan penelitian yang dimulai sejak Maret hingga September 2026, sekaligus menambah deretan prestasi SMAN 1 Blora di kancah nasional.


0 komentar:
Posting Komentar