Home » , , » PEMKAB BLORA DAN BAPENDA JATENG PERKUAT SINERGI OPTIMALKAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR

PEMKAB BLORA DAN BAPENDA JATENG PERKUAT SINERGI OPTIMALKAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR

radiogagakrimangfm.com on 15 Jul 2026 | 07.57


INFOBLORA.ID
- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah memperkuat sinergi untuk mengoptimalkan penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Langkah tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi yang digelar di ruang pertemuan Setda Blora, Selasa (14/7/2026).

Rapat dipimpin langsung Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman didampingi Wakil Bupati Hj. Sri Setyorini dan Sekretaris Daerah Komang Gede Irawadi. Turut hadir Kepala Bapenda Provinsi Jawa Tengah Muhamad Masrofi beserta jajaran, perwakilan Jasa Raharja, Samsat Blora, Bank Jateng, para camat, serta kepala desa se-Kabupaten Blora.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Blora dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor. Penerimaan dari sektor ini diharapkan semakin optimal sehingga mampu mendukung pembiayaan pembangunan, khususnya infrastruktur di Kabupaten Blora.

Bupati Blora Arief Rohman menegaskan bahwa Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) memiliki peran strategis karena berkaitan langsung dengan penerimaan daerah melalui skema opsen pajak.

"Ini hal yang penting karena terkait dengan PKB dan BBNKB ini nantinya termasuk opsen dan menjadi PAD untuk rakyat juga. Ini dipandang penting, oleh karena itu kami berkomitmen bagaimana akan menjalankan arahan dari Bapak Gubernur tersebut untuk bersama-sama. Kita lihat masih ada tunggakan-tunggakan tahun kemarin, termasuk potensi yang tahun ini ada," ujar Arief.

Menurutnya, sinergi yang dibangun bersama Bapenda Jawa Tengah diharapkan mampu mengoptimalkan penagihan tunggakan sekaligus menggali potensi penerimaan pajak tahun berjalan.

"Semoga nanti dengan sinergi ini akan bisa kita tagih dan akan menjadi pendapatan yang nanti menjadi PAD kita. Yang muaranya adalah juga untuk pembangunan yang ada di Kabupaten Blora," imbuhnya.

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Blora akan menerapkan berbagai langkah inovatif berbasis data. Salah satunya dengan mendata kendaraan milik Aparatur Sipil Negara (ASN) agar seluruhnya taat membayar pajak kendaraan. Upaya tersebut juga akan diperluas hingga tingkat kecamatan dan desa melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.

"Nanti kami minta Pak Sekda untuk mendata kendaraan ASN agar segera membayar pajaknya. Selanjutnya akan kita turunkan sampai tingkat kecamatan dan desa, termasuk bersinergi dengan berbagai stakeholder agar wajib pajak semakin taat," kata Arief.

Bupati berharap tingkat kepatuhan pembayaran PKB di Blora dapat meningkat sebagaimana keberhasilan daerah tersebut dalam merealisasikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang mencapai 104 persen dari target.

Ia juga mengajak masyarakat yang belum memenuhi kewajiban perpajakan untuk segera membayar pajak kendaraan bermotor karena hasilnya akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan.

"Kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat Blora yang sudah berkontribusi membayar pajak kendaraan bermotor. Bagi yang belum, ayo segera membayar karena hasilnya akan kembali kepada masyarakat untuk membangun jalan dan infrastruktur di Kabupaten Blora," pesannya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Provinsi Jawa Tengah Muhamad Masrofi menjelaskan bahwa audiensi tersebut merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Jawa Tengah untuk memperkuat sinergi dalam meningkatkan penerimaan pajak kendaraan bermotor.

Menurut Masrofi, tingkat kepatuhan pembayaran PKB di Jawa Tengah saat ini mengalami penurunan dari sekitar 68 persen menjadi 63–64 persen sehingga diperlukan kerja sama semua pihak.

"Ini yang perlu kita lakukan bersama, bersinergi untuk mengatasi kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor yang semakin menurun," ungkapnya.

Ia berharap dukungan penuh dari Pemkab Blora melalui camat, pemerintah desa hingga RT dan RW untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.

Masrofi juga mengapresiasi capaian Pemkab Blora yang berhasil merealisasikan penerimaan PBB hingga 104 persen. Menurutnya, keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi dalam meningkatkan kepatuhan pembayaran PKB.

"Uang yang kita dapatkan nantinya akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur seperti jalan, irigasi, dan fasilitas publik lainnya," jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman didampingi Wakil Bupati Hj. Sri Setyorini bersama Kepala Bapenda Provinsi Jawa Tengah juga menyerahkan hadiah Program Gebyar Hadiah Samsat 2026 kepada wajib pajak yang taat membayar PKB.

Penerima apresiasi tersebut yakni Sofyan dari Kecamatan Bogorejo, Suparno dari Kecamatan Todanan, Siti Wiji Lestari dari Kecamatan Ngawen, Warsi dari Kecamatan Kradenan, serta Afrida Aftikasyari dari Kecamatan Randublatung.

Pemberian penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk semakin taat membayar pajak kendaraan bermotor sebagai bentuk partisipasi dalam mendukung pembangunan daerah.

Share this article :

0 komentar:

 
Copyright © 2013. infoblora.id - All Rights Reserved