Home » , , , , » STUDI TIRU KE BOYOLALI, PEMKAB BLORA DALAMI KIAT SUKSES PENGELOLAAN PERUMDA AIR MINUM

STUDI TIRU KE BOYOLALI, PEMKAB BLORA DALAMI KIAT SUKSES PENGELOLAAN PERUMDA AIR MINUM

radiogagakrimangfm.com on 24 Jun 2026 | 08.57


INFOBLORA.ID
- Pemerintah Kabupaten Blora melakukan studi tiru pengelolaan perusahaan umum daerah air minum ke Perumda Air Minum Tirta Ampera Kabupaten Boyolali, Selasa (23/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Blora untuk memperkuat tata kelola Perumda Air Minum Tirta Amerta Blora agar lebih profesional, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Rombongan Pemkab Blora dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini dan diterima oleh Bupati Boyolali Agus Irawan, Wakil Bupati Boyolali, serta jajaran manajemen Perumda Air Minum Tirta Ampera di Kantor Bupati Boyolali.

Sri Setyorini mengatakan, studi tiru dilakukan karena Perumda Air Minum Tirta Amerta Blora perlu terus belajar dari daerah yang telah berhasil mengelola perusahaan daerah secara profesional dan berkelanjutan.

"Tujuan kami studi tiru karena kami merasa PDAM Blora harus terus belajar. Sebelumnya kami belajar pengolahan air ke Jombang, dan untuk pengelolaan perusahaan kami belajar ke Boyolali," ujar Sri Setyorini.

Menurutnya, Perumda Air Minum Tirta Ampera Boyolali dipilih sebagai referensi karena memiliki banyak prestasi dan capaian positif, baik dalam aspek pelayanan, manajemen, maupun inovasi yang telah mendapat pengakuan di tingkat regional maupun nasional.

Selain mempelajari aspek teknis penyediaan air minum, rombongan Pemkab Blora juga mendalami strategi pengelolaan perusahaan, tata kelola keuangan, pengembangan sumber daya manusia, hingga kontribusi perusahaan terhadap peningkatan PAD.

"Kami ingin belajar bagaimana PDAM Boyolali menjadi perusahaan yang handal, sehat, dan pada akhirnya mampu memberikan PAD bagi daerah," tambahnya.

Boyolali Fokus pada Inovasi dan Pelayanan

Bupati Boyolali Agus Irawan menyambut baik kunjungan studi tiru tersebut. Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi sarana berbagi pengalaman sekaligus memperkuat sinergi antar daerah dalam pengembangan badan usaha milik daerah.

"Kami Pemerintah Kabupaten Boyolali mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Ibu Wakil Bupati Blora beserta rombongan yang telah datang ke Boyolali untuk studi tiru pengelolaan BUMD Tirta Ampera," kata Agus.

Ia menegaskan bahwa peningkatan pelayanan kepada masyarakat menjadi fokus utama dalam pengelolaan Perumda Air Minum Tirta Ampera. Sebagai penyedia kebutuhan dasar masyarakat, perusahaan daerah dituntut terus berinovasi agar pelayanan air bersih semakin optimal.

"Kami dorong BUMD Tirta Ampera untuk terus berpikir dan berinovasi bagaimana memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.

Menurut Agus, berbagai inovasi telah dilakukan, termasuk penguatan layanan berbasis digital, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penyempurnaan tata kelola perusahaan dan keuangan.

"Untuk Tirta Ampera, salah satunya melalui inovasi layanan digital. Kami juga memperkuat SDM dan tata kelola perusahaan agar semakin profesional," jelasnya.

Ia berharap studi tiru tersebut dapat memberikan manfaat bagi kedua daerah.

"Semoga dengan studi tiru ini kita bisa bersama-sama mendapatkan kemanfaatan untuk kemajuan daerah masing-masing," pungkasnya.

Kepuasan Pelanggan Jadi Kunci

Direktur Perumda Air Minum Tirta Ampera Boyolali, Iwan Marwanto, menegaskan bahwa pelayanan prima kepada pelanggan merupakan kunci utama keberhasilan perusahaan.

Menurutnya, ketika pelanggan merasa puas terhadap layanan yang diberikan, dampak positif akan mengikuti, termasuk peningkatan pendapatan perusahaan dan kontribusi kepada daerah.

"Kalau warga sudah mendapatkan kepuasan dari pelayanan, insyaallah untuk PAD dan yang lainnya akan mengikuti," ujarnya.

Ia menambahkan, orientasi utama Perumda Air Minum bukan semata-mata mengejar keuntungan, melainkan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Namun demikian, perusahaan tetap dituntut profesional agar mampu tumbuh sehat dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Saat ini, Perumda Air Minum Tirta Ampera Boyolali memiliki lebih dari 70 ribu pelanggan, dengan sekitar 58 ribu pelanggan aktif. Kapasitas produksi air mencapai 715 liter per detik dengan total aset sekitar Rp250 miliar.

Dari sisi kinerja keuangan, perusahaan tersebut mencatat pendapatan hampir Rp70 miliar per tahun dengan laba bersih sekitar Rp7 miliar, serta mampu menyetorkan dividen yang signifikan kepada Pemerintah Kabupaten Boyolali.

Selain melayani pelanggan rumah tangga, Perumda Air Minum Tirta Ampera juga melayani sektor industri dan niaga.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Blora, sejumlah kepala OPD terkait, Kabag Hukum Setda Blora, Direktur Perumda Tirta Amerta Blora, serta jajaran pegawai dari kedua daerah.

Share this article :

0 komentar:

 
Copyright © 2013. infoblora.id - All Rights Reserved