Home » , , , » PROYEK BENDUNGAN CABEAN BLORA DIPASTIKAN MOL0R, TERKENDALA ANGGARAN DAN PEMBEBASAN LAHAN

PROYEK BENDUNGAN CABEAN BLORA DIPASTIKAN MOL0R, TERKENDALA ANGGARAN DAN PEMBEBASAN LAHAN

radiogagakrimangfm.com on 13 Mei 2026 | 14.03


INFOBLORA.ID
- Proyek pembangunan Bendungan Cabean di Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora dipastikan tidak selesai sesuai target waktu yang telah ditentukan. Keterbatasan anggaran dan persoalan pembebasan lahan menjadi kendala utama yang menyebabkan proyek strategis tersebut mengalami keterlambatan.

Pembangunan Bendungan Cabean dikerjakan melalui skema Kerja Sama Operasional (KSO) antara PT Brantas Abipraya dan PT Marfrijaya Abadi dengan nilai kontrak mencapai Rp499 miliar.

Dengan nilai proyek yang besar tersebut, Bendungan Cabean diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang untuk pengairan lahan pertanian sekaligus pengendalian banjir di wilayah sekitar.

Proyek ini berada di bawah naungan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bendungan Cabean, Nuryanto Sasmito Slamet, mengatakan kontrak pembangunan bendungan dimulai sejak Desember 2023 dan semula ditargetkan selesai pada 2026.

Namun hingga mendekati akhir masa kontrak, progres pembangunan baru mencapai 22,2 persen.

“Memang ada beberapa kendala yang menyebabkan pembangunan Bendungan Cabean tidak bisa selesai tepat waktu,” ujar Nuryanto.

Ia menjelaskan, salah satu faktor utama keterlambatan proyek adalah keterbatasan anggaran yang dialokasikan setiap tahun.

Menurutnya, anggaran pembangunan Bendungan Cabean mengalami fluktuasi dan beberapa kali terkena pemotongan akibat kebijakan efisiensi.

Pada tahun 2023, proyek tersebut memperoleh anggaran sebesar Rp10 miliar. Kemudian pada 2024 sebesar Rp61,2 miliar, tahun 2025 sebesar Rp73,2 miliar, dan tahun 2026 hanya Rp22,5 miliar.

“Pemotongan anggaran cukup berdampak terhadap progres pembangunan,” katanya.

Nuryanto mengungkapkan, pada 2025 anggaran awal yang direncanakan sebenarnya mencapai Rp150 miliar, namun kemudian dipotong hingga tersisa Rp73 miliar.

Hal serupa juga terjadi pada alokasi tahun 2026. Dari rencana awal sebesar Rp37,5 miliar, anggaran kembali dipangkas Rp15 miliar sehingga hanya tersisa Rp22,5 miliar.

Selain persoalan anggaran, proyek Bendungan Cabean juga masih menghadapi kendala pembebasan lahan yang turut mempengaruhi percepatan pekerjaan di lapangan.

Meski demikian, pihak pelaksana proyek tetap berupaya melanjutkan pembangunan agar bendungan tersebut nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya sektor pertanian dan pengendalian banjir di Kabupaten Blora.

Share this article :

0 komentar:

 
Copyright © 2013. infoblora.id - All Rights Reserved