INFOBLORA.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora mendorong sekolah-sekolah untuk lebih mengenalkan potensi wisata daerah kepada para pelajar melalui kunjungan wisata lokal.
Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Dinporabudpar Blora, Yeti Romdonah, mengatakan imbauan wisata lokal bagi sekolah sebenarnya sudah pernah dirancang sejak tahun 2022 pascapandemi Covid-19.
Menurutnya, surat edaran tersebut berisi ajakan kepada sekolah-sekolah agar melaksanakan kunjungan ke objek wisata yang ada di wilayah Blora.
“Namun waktu itu banyak pertimbangan dari pihak sekolah, dan bentuknya hanya imbauan sehingga bukan kewajiban bagi sekolah,” ujar Yeti.
Selain itu, pihaknya juga mendorong para pelaku wisata untuk aktif melakukan promosi ke sekolah-sekolah agar destinasi wisata lokal semakin dikenal pelajar.
Yeti menjelaskan, pada awal April 2026 lalu, Surat Edaran Bupati Blora kembali diterbitkan untuk mengimbau sekolah-sekolah melaksanakan wisata edukasi ke destinasi lokal.
Langkah tersebut bertujuan mengenalkan potensi wisata daerah kepada para siswa sejak dini.
“Karena sekarang ini masih banyak anak pelajar di Blora yang belum tahu lokasi tempat wisata di Blora. Mereka juga masih minim informasi tentang pariwisata, bukan hanya soal potensi alam, tetapi juga daya tarik dan wahana yang ada,” katanya.
Menurut Yeti, konsep pariwisata saat ini tidak hanya sebatas wisata alam maupun wisata buatan, tetapi juga mencakup wisata edukasi dan pembelajaran yang penting dikenalkan kepada pelajar.
“Pariwisata sekarang itu ada wisata edukasi dan pembelajaran yang menarik untuk dipahami para siswa,” tandasnya.
Melalui surat edaran tersebut, Pemkab Blora berharap angka kunjungan wisata di Kabupaten Blora dapat terus meningkat dalam dua tahun ke depan.
Yeti menyebut, target kunjungan wisata di Blora pada tahun 2026 dipatok mencapai 1.225.000 wisatawan.
Sementara pada tahun 2027 mendatang, jumlah kunjungan wisata ditargetkan meningkat menjadi 1.260.000 wisatawan.


0 komentar:
Posting Komentar