Home » , , , » LEGALISASI SUMUR MINYAK RAKYAT DI BLORA TUNTAS, WARGA PLANTUNGAN MULAI KIRIM MINYAK KE PERTAMINA

LEGALISASI SUMUR MINYAK RAKYAT DI BLORA TUNTAS, WARGA PLANTUNGAN MULAI KIRIM MINYAK KE PERTAMINA

radiogagakrimangfm.com on 12 Mei 2026 | 07.59


INFOBLORA.ID
- Legalisasi sumur minyak masyarakat di Kabupaten Blora akhirnya tuntas. Desa Plantungan kini mulai melakukan pengiriman minyak mentah secara resmi ke Pertamina. Pengiriman perdana dilakukan pada Senin (11/5/2026) dan disambut antusias oleh masyarakat setempat.

Suasana syukuran hingga konvoi warga mewarnai pelepasan pengiriman minyak tersebut. Setelah menggelar selametan, empat truk tangki pengangkut minyak dilepas secara simbolis menuju Pertamina di Cepu.

Iring-iringan warga menggunakan truk, mobil, dan sepeda motor turut mengantar keberangkatan truk tangki tersebut. Pada salah satu truk bahkan dipasang baliho besar bertuliskan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas legalisasi sumur minyak masyarakat.

Kepastian legalisasi sumur minyak rakyat itu diperoleh setelah adanya penandatanganan kerja sama di Kantor Pertamina EP Cepu Regional 4 di Jakarta beberapa waktu lalu.

Di Kabupaten Blora sendiri terdapat tiga pihak yang mendapatkan mandat pengelolaan sumur minyak masyarakat, yakni BUMD Blora Patra Energi (BPE), Koperasi Blora Migas Energi (BME), dan UMKM PT Mataram Connection Nusantara. Adapun sumur-sumur minyak di Desa Plantungan berada di bawah pengelolaan Koperasi Blora Migas Energi (BME).

Pengawas Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Plantungan, Ahmad Hanafi atau akrab disapa Pipin, mengatakan pada pengiriman perdana ini pihaknya memberangkatkan empat truk tangki yang masing-masing mengangkut 5.000 liter minyak.

“Kali ini kami mengirim empat truk tangki. Masing-masing berisi 5.000 liter minyak. Pengiriman langsung ke Pertamina di Cepu bisa dilakukan setelah legalitas sumur minyak masyarakat di Blora tuntas,” ujar Pipin.

Ia berharap pengelolaan sumur minyak rakyat bersama Pertamina ke depan dapat berjalan lebih baik dan memberi dampak positif bagi masyarakat.

“Harapannya bersama Pertamina, sumur masyarakat bisa lebih maju dan dapat mendukung ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga,” katanya.

Sementara itu, salah seorang warga Plantungan, Fajar, mengaku bersyukur karena minyak hasil sumur masyarakat kini kembali dapat dijual secara resmi ke Pertamina.

Menurutnya, aktivitas penjualan minyak sempat terhenti selama beberapa bulan akibat terkendala regulasi. Kondisi tersebut membuat banyak warga kehilangan sumber penghasilan.

“Dulu sempat berhenti berbulan-bulan karena regulasi. Banyak warga terdampak karena penghasilan ikut hilang. Sekarang sudah legal dan bisa menjual minyak ke Pertamina,” ungkapnya.

Ia menambahkan seluruh regulasi dan kesepakatan kini telah ditandatangani sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan energi nasional.

Fajar juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas legalisasi sumur minyak rakyat di Blora.

“Kami sangat berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang sudah melegalkan sumur masyarakat, juga kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia,” pungkasnya.

Share this article :

0 komentar:

 
Copyright © 2013. infoblora.id - All Rights Reserved