INFOBLORA.ID - Bupati Blora menegaskan bahwa armada bantuan untuk Koperasi Merah Putih wajib digunakan sesuai peruntukan guna mendukung operasional koperasi serta memperkuat ekonomi desa di wilayah penerima.
Penegasan tersebut disampaikan menyusul penyerahan puluhan kendaraan operasional kepada koperasi desa dan kelurahan sebagai bagian dari program penguatan ekonomi kerakyatan berbasis desa.
Menurut Bupati, bantuan armada itu bukan sekadar simbol dukungan pemerintah, melainkan instrumen nyata untuk meningkatkan produktivitas koperasi, memperlancar distribusi usaha masyarakat, serta memperkuat perputaran ekonomi di tingkat desa.
“Bantuan ini harus menjadi penguat ekonomi rakyat, bukan sekadar fasilitas yang akhirnya tidak dimanfaatkan secara maksimal,” tegas Bupati.
Ia menambahkan, seluruh kendaraan operasional harus dimanfaatkan secara tepat sasaran, terukur, dan benar-benar memberi manfaat langsung bagi masyarakat maupun anggota koperasi.
Bupati juga mengingatkan agar armada bantuan tidak digunakan untuk kepentingan pribadi maupun aktivitas di luar kebutuhan koperasi. Pengelolaan kendaraan diminta dilakukan secara tertib, bertanggung jawab, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Jangan sampai bantuan yang diberikan pemerintah justru dipakai di luar kepentingan koperasi. Semua harus dikelola dengan baik dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Blora menilai kedisiplinan dalam pengelolaan aset bantuan menjadi kunci utama agar program pemberdayaan desa dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga meminta seluruh penerima bantuan menjaga dan merawat armada operasional sebagai amanah untuk kepentingan masyarakat luas.
“Gunakan bantuan ini untuk memperkuat pelayanan koperasi, membantu aktivitas ekonomi masyarakat, serta mendukung kesejahteraan anggota dan warga desa. Rawat dengan baik karena ini adalah amanah untuk kemajuan bersama,” pesannya.
Pemkab Blora berharap keberadaan armada bantuan tersebut mampu menjadi motor penggerak aktivitas usaha desa, mempercepat distribusi hasil produksi masyarakat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun kemandirian ekonomi desa.
Dengan pengelolaan yang tepat, koperasi diharapkan tidak hanya menjadi lembaga usaha, tetapi juga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi rakyat di tingkat desa dan kelurahan.


0 komentar:
Posting Komentar