Home » , , » RATUSAN PETANI TEBU BLORA DEMO DI ALUN-ALUN, TAGIH JANJI OPERASIONAL PG GMM

RATUSAN PETANI TEBU BLORA DEMO DI ALUN-ALUN, TAGIH JANJI OPERASIONAL PG GMM

radiogagakrimangfm.com on 2 Apr 2026 | 14.08


INFOBLORA.ID
- Ratusan petani tebu di Kabupaten Blora menggelar aksi demonstrasi di Alun-alun Blora, Selasa (31/3/2026). Meski cuaca panas menyengat, semangat para petani tidak surut untuk menyuarakan aspirasi mereka terkait ketidakpastian operasional Pabrik Gula PT Gendhis Multi Manis (GMM) di Kecamatan Todanan.

Aksi diawali dengan konvoi panjang menggunakan truk dan traktor dari kawasan pabrik gula GMM menuju pusat kota Blora. Sepanjang perjalanan, para petani membawa atribut dan spanduk berisi tuntutan serta sindiran atas kondisi yang mereka alami.

Demonstrasi ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap Bulog selaku pemilik pabrik yang dinilai belum mampu memenuhi janji untuk memulai musim giling tahun ini. Padahal, mesin produksi di pabrik tersebut telah mengalami kerusakan parah sejak tahun 2025 dan hingga kini belum juga diperbaiki secara tuntas.

Akibatnya, para petani tebu di Blora menghadapi kebingungan dalam menyalurkan hasil panen mereka. Upaya audiensi yang telah berulang kali dilakukan sebelumnya belum membuahkan kepastian solusi.

Dalam aksi tersebut, sejumlah petani membawa poster dengan tulisan bernada kritik dan keluhan. Di antaranya berbunyi, “Duwek ra digowo mati, ra due duwek bilange setengah mati, pabrek GMM ora produksi. Wonge tani ora iso ngelunasi utang BRI,” serta tulisan lain, “GMM ora giling, bojo yo rasido glowing.”

Tulisan-tulisan tersebut menggambarkan kondisi ekonomi petani yang tertekan akibat tidak beroperasinya pabrik gula, sehingga berdampak pada kemampuan mereka dalam memenuhi kebutuhan hidup hingga membayar utang.

Selama aksi berlangsung, para orator secara bergantian menyampaikan tuntutan dan harapan agar pemerintah serta pihak terkait segera memberikan kepastian terkait operasional pabrik gula GMM. Mereka mendesak agar perbaikan mesin segera dilakukan atau dicarikan solusi alternatif agar hasil panen petani tidak terbuang sia-sia.

Dari pantauan di lokasi, aksi demonstrasi berlangsung tertib, aman, dan kondusif dengan pengawalan aparat keamanan. Tidak terjadi insiden berarti selama kegiatan berlangsung.

Para petani berharap, melalui aksi ini, suara mereka dapat didengar dan segera mendapatkan tindak lanjut konkret, sehingga keberlangsungan usaha pertanian tebu di Kabupaten Blora dapat kembali terjamin.

Share this article :

0 komentar:

 
Copyright © 2013. infoblora.id - All Rights Reserved