Home » , , » KECEWA JANJI PEMBANGUNAN, WARGA DESA NGLEBAK BLORA PATUNGAN BANGUN JALAN SENDIRI HAMPIR 1 KILOMETER

KECEWA JANJI PEMBANGUNAN, WARGA DESA NGLEBAK BLORA PATUNGAN BANGUN JALAN SENDIRI HAMPIR 1 KILOMETER

radiogagakrimangfm.com on 10 Mar 2026 | 20.02


INFOBLORA.ID
- Rasa kecewa terhadap janji pembangunan yang tak kunjung terealisasi membuat warga Desa Nglebak, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora mengambil langkah sendiri. Secara swadaya, warga bergotong royong memperbaiki jalan rusak milik Pemerintah Kabupaten Blora di ruas Menden–Megeri dengan membangun rabat beton hampir sepanjang satu kilometer.

Perbaikan jalan tersebut dilakukan melalui urunan warga. Ada yang menyumbang semen, uang, tenaga, hingga makanan untuk para pekerja. Pengerjaan dilakukan setiap hari secara bergantian, mulai pagi hingga malam hari.

Aksi gotong royong warga ini bahkan sempat viral di media sosial setelah diunggah melalui akun TikTok Nglebak Official.

Pemilik akun tersebut, Maryono, mengatakan bahwa ruas jalan Menden–Megeri sudah puluhan tahun tidak tersentuh pembangunan. Kondisi jalan berupa jalur hutan yang naik turun dengan bebatuan berserakan sehingga menyulitkan aktivitas warga.

“Terakhir bangunan aspal masuk di sini sekitar 2014. Bisa dibayangkan sampai sekarang bagaimana kondisinya,” ujarnya.

Menurut Maryono, setiap ada kunjungan pejabat ke wilayah tersebut, warga kerap mendapatkan janji pembangunan. Namun hingga saat ini, pembangunan yang dijanjikan belum pernah terealisasi di Desa Nglebak.

“Memang ada pembangunan ruas Menden–Megeri, tapi titiknya di Mendenrejo atau Getas. Di sini tidak pernah dialokasikan,” katanya.

Karena kecewa dengan kondisi tersebut, warga akhirnya sepakat membangun sendiri jalan yang sebenarnya merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten Blora.

“Kami sudah tidak berharap lagi dengan pemerintah. Kami bangun jalan sendiri,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Nglebak, Eko Puryono, membenarkan adanya kegiatan gotong royong warga untuk memperbaiki jalan tersebut. Ia menjelaskan bahwa perbaikan dilakukan dengan membuat rabat beton di sisi kanan dan kiri jalan, sementara bagian tengah diisi material grosok agar lebih kuat dilalui kendaraan.

“Iya benar dibangun sendiri dengan rabat beton kanan kiri, dan di tengahnya diisi grosok termasuk berem kanan kiri,” jelasnya.

Dengan adanya perbaikan secara swadaya ini, warga berharap akses jalan yang selama ini rusak dapat lebih layak digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari, terutama mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian.

Share this article :

0 komentar:

 
Copyright © 2013. infoblora.id - All Rights Reserved