| Wakil Bupati Blora H.Arief Rohman M.Si bersama Camat Blora Kunto Aji saat menerima kunjungan 6 mahasiswa UGM yang akan melaksanakan KKN di Desa Jepangrejo. (foto: ag-infoblora) |
Salah satunya menarik beberapa perguruan tinggi untuk datang ke
Blora guna melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Dimana para mahasiswa
akan terjun di tengah-tengah masyarakat, terutama masyarakat desa miskin yang
masuk pilot project prioritas penanggulangan kemiskinan.
Wakil Bupati Blora H.Arief Rohman menyatakan bahwa kini pihaknya
terus melakukan komunikasi dengan beberapa perguruan tinggi agar mau datang ke
Blora untuk melaksanakan KKN.
“Peran perguruan tinggi melalui program KKN akan sangat membantu
Pemkab dalam upaya penanggulangan kemiskinan. Karena di dalam KKN akan ada
banyak kegiatan yang bisa dilakukan untuk memberdayakan masyarakat menuju
ekonomi labih baik,” ucap Arief Rohman, saat dihubungi Info Blora, kemarin.
Ia mencontohkan saat ini STAI Khozinatul Ulum Blora juga sedang
melaksanakan KKN di Desa Nglebak Kecamatan Kradenan, salah satu desa dari 16
desa miskin yang masuk pilot project pengentasan kemiskinan.
“Kemarin 6 adek-adek mahasiswa dari UGM Yogyakarta juga datang ke
kantor untuk meminta izin melaksanakan kegiatan KKN di Blora. Kami sangat
senang menerimanya dan diarahkan ke Desa Jepangrejo, salah satu desa miskin di
Kecamatan Kota Blora,” ungkap Arief Rohman.
Berdasarkan data yang diperoleh Info Blora, keenam mahasiswa UGM
yang akan melaksanakan KKN di Desa Jepangrejo tersebut adalah Dwi Erlianto
(Teknik Mesin-FT), Yunita Siti (Ilmu dan Industri Peternakan), Waode Siti
(Politik Pemerintahan-FISIP), Andreas Redi (Sosiologi-FISIP), Yudhi Haris
(Teknik Mesin-FT), Prily Hana (Ilmu Komunikasi-FISIP). Keenamnya duduk di
semester enam.
“Adek-adek UGM ini akan melaksanakan KKN dengan tema Implementasi
Integrated Farming System Berbasis Peternakan dan Pertanian. Dimana Desa
Jepangrejo sangat potensial di bidang peternakan dan pertanian, semoga
adek-adek ini nantinya dapat meningkatkan perekonomian desa setempat dengan
berbagai program yang kelak dikerjakan,” jelas Arief Rohman.
Terpisah, Prily Hana salah satu mahasiswa UGM saat dihubungi
menjelaskan bahwa kegiatan KKN akan dilaksanakan pada 22 Juni sampai 7 Agustus
2016. “Kemarin kita survey lokasi dahulu mas, KKN nya mulai 22 Juni besok
hingga 7 Agustus. Semoga bisa berjalan lancar,” kata Prily.
Pemkab Blora sendiri terus mendorong agar perguruan tinggi lainnya
bisa bergabung melaksanakan KKN di desa-desa miskin yang ada di Blora. Sekedar
diketahui, tahun 2015 lalu UNS Solo dan UIN Walisongo Semarang juga
melaksanakan KKN di Kabupaten Blora. (rs-infoblora)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Kritik dan Saran serta masukan sangat berharga demi akuratnya informasi dalam portal infoblora.id ini.