DEMAK. Nasib sial
menimpa Suharto, 29 tahun, warga Desa Plumbon Kecamatan Ngawen Kabupaten
Blora. Dia yang mengaku sedang ziarah itu jadi bulan-bulanan warga karena
tertangkap basah mencuri tas sesama peziarah di komplek Makam Sunan Kalijaga
Kadilangu Demak, Senin (15/9) pagi. Untung di dekat Makam Sunan Kalijaga Demak
ada pos polisi. Akhirnya polisi mengamankan tersangka dan dibawa ke
Mapolres Demak.
Berdasarkan keterangan dari Polres
Demak, awalnya tersangka mengaku berziarah di Makam Sunan Kalijaga Demak,
sehabis sholat subuh ia duduk di serambi masjid Kadilangu. Di tempat itu ia tertarik
ada tas yg ditinggalkan oleh pemiliknya yang sedang melakukan sholat
subuh. Sambil tengok kanan kiri fikirnya aman, Suharto lalu mengambilnya
dibawa pergi begitu saja.
Namun baru saja ia melangkahkan
kaki sekitar 10 meter, ia diteriaki maling oleh warga sekitar. Iapun tidak
berkutik seteah beberapa bogem mentah mendarat di wajah dan tubuhnya. Untungnya
lokasi masjid berdekatan dengan Pos Polisi Kadilangu. Selanjutnya tersangka
diamankan polisi.
“ Tersangka tidak tahu jika
gerak-geriknya diawasi oleh beberapa warga, sehingga baru saja melangkah diapun
di grebeg oleh warga“, tambah sumber di Polres Demak. Sampai saat ini tersangka
masih menjalani pemeriksaan di Polres Demak. (Muin-citizenjurnalism.com | Jo-infoblora)
0 komentar:
Posting Komentar