Sejumlah tenaga bangunan terus mengerjakan proyek pembangunan pertokoan sisi utara dan panggung permanen di tengah Blok T Kota Blora. (rs-infoblora) |
BLORA. Janji Pemkab Blora untuk terus
mengembangkan kawasan Pusat Jajanan dan Oleh-oleh khas Blora yang dikenal Blok T mulai diwujudkan. Setelah
pembangunan tahap pertama selesai di tahun 2013 lalu, kini pembangunan tahap
kedua telah berjalan. Sudah sebulan kawasan di depan Stasiun Lama Blora ini
mulai dikembangkan.
Dalam pembangunan tahap kedua dibangun
sekitar 14 pertokoan untuk kuliner khas Blora di sisi utara. Pertokoan baru ini
akan melengkapi pertokoan lama di sisi barat yang telah ditempati para pelaku
usaha kerajinan, handycraf dan jajanan khas Blora, serta beberapa agen bus
malam.
Selain ditambah pertokoan, taman di
tengah Blok T dirubah menjadi panggung terbuka permanen untuk pertunjukan
hiburan. Harapannya agar komunitas seni budaya di Kabupaten Blora bisa ikut
mengekspresikan karyanya di hadapan masyarakat umum.
Bupati Blora, Djoko Nugroho, belum
lama ini mengungkapkan bahwa di tengah pertokoan Blok T sisi utara akan dibangun
studio musik untuk komunitas musisi lokal Blora. “Selain panggung permanen,
nanti akan dibuatkan studio musik untuk anak-anak agar bisa mengembangkan
bakatnya. Soalnya perkembangan komunitas musik di Blora cukup baik,” kata Djoko
Nugroho.
Dengan dilengkapi panggung hiburan
dan studio musik, nantinya Pusat Jajanan dan Oleh-oleh khas Blora di Komplek
Blok T Blora bisa lebih ramai sehingga menjadi kawasan pusat ekonomi bisnis
yang lengkap di Blora, dan bisa dijadikan ikon baru dan denyut nadi
perekonomian masyarakat Blora.
Disisi selatan pun dilengkapi dengan selter pedagang kali lima (angkringan) dan selter ruang tunggu penumpang BUS Antar Kota Antar Propinsi (AKAP).
Sementara itu, menurut Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop UMKM) Blora, Maskur mengungkapkan bahwa pembangunan ini sudah merupakan agenda dinas yang dipimpinnya itu. Kawasan Blok T sebagai lokasi promosi pengembangan UMKM dan industri kreatif di bawah pengawasan Disperindagkop UMKM Kabupaten Blora.
Disisi selatan pun dilengkapi dengan selter pedagang kali lima (angkringan) dan selter ruang tunggu penumpang BUS Antar Kota Antar Propinsi (AKAP).
Sementara itu, menurut Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop UMKM) Blora, Maskur mengungkapkan bahwa pembangunan ini sudah merupakan agenda dinas yang dipimpinnya itu. Kawasan Blok T sebagai lokasi promosi pengembangan UMKM dan industri kreatif di bawah pengawasan Disperindagkop UMKM Kabupaten Blora.
“Tahun ini pembangunan
dilanjutkan agar menjadi lebih lengkap dan menjadi lebih ramai dengan ditambah
sejumlah fasilitas penunjang,” ungkap Maskur.
Blok T ini dahulunya merupakan lahan terbengkalai bekas terminal lama yang telah puluhan tahun mangkrak tak terawat. Selama nganggur hanya digunakan sebagai lokasi parkir truk-truk besar antar kota ketika malam hari. (Jo-infoblora)
0 komentar:
Posting Komentar