![]() |
| Pembangunan di Pabrik Gula (PG) Blora di Desa Tinapan Kecamatan Todanan, Blora terus dikebut. (rs-infoblora) |
Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PG Blora PT GMM Kamajaya Sabtu (8/3) lalu. Menurutnya, saat ini pihaknya terus mengadakan rekrutmen tenaga kerja yang mengutamakan tenaga-tenaga lokal dari warga Kabupaten Blora.
Mereka adalah para pemuda yang mengikuti psikotes dan tes tertulis kerja sama antara perusahaan dengan lembaga dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta. ”Proses rekrutmen kita adakan secara transparan dan akuntabel melalui media internet. Semua pelamar melalui internet,” terangnya.
Pria yang berjanji tidak akan mencukur rambutnya sebelum percobaan penggilingan tebu ini memaparkan giling awal raw sugar sebesar 80 ribu ton bakal dilaksanakan pertengahan Mei tahun ini. Menurut Kamajaya giling raw sugar itu sebagai pemanasan sebelum nanti mesin giling tebu menggiling gula petani.
”Ini untuk pemanasan mencoba mesin yang kita datangkan dari Thailand. Kita harapkan rencana ini akan berjalan lancar,” ucap pria bertubuh ramping tersebut.
Ditambahkan, menerangkan ia tetap akan mendukung perintah gubernur yang tidak main-main terhadap petani lokal. Menurutnya saat ini setidaknya dia telah membuat program kosate untuk penanaman tebu di lahan tegalan oleh para petani di ratusan desa se Kabupaten Blora.
”Kita tetap berpihak pada petani tebu di Blora. Untuk itu kita akan berikan rendemen tebu 8 persen kepada para petani. Mereka dapat menimbang sendiri tebu hasil panennya di lokasi pabrik yang telah kita siapkan. Berapa beratnya, berapa harga jualnya petani bisa mengecek sendiri,” ucap Kamajaya.
Bupati Blora Djoko Nugroho menerangkan, dengan operasionalnya pabrik gula dapat memberikan lapangan pekerjaan terhadap 15 ribu orang lebih. Karena mereka semuanya bekerja bahu membahu untuk memproduksi gula dengan mengirim tebu ke pabrik.
”Adanya pabrik gula juga membuka peluang bisnis baru bagi pemilik truk angkut. Sebab mereka dapat menyewakan alat transportasinya untuk mengusung tebu dari sawah mereka ke pabrik gula,” ucap mantan dandim Rembang ini. (rs-infoblora | yud)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Kritik dan Saran serta masukan sangat berharga demi akuratnya informasi dalam portal infoblora.id ini.