INFOBLORA.ID - Jalan Provinsi di Kabupaten Blora, tepatnya ruas Cepu–Singget, diusulkan untuk mendapatkan perbaikan permanen. Usulan tersebut muncul menyusul kondisi jalan yang mengalami kerusakan parah di sejumlah titik dan dikeluhkan oleh masyarakat pengguna jalan.
Salah satu titik kerusakan terparah berada di Desa Kediren, Kecamatan Randublatung, mulai dari KM 129 hingga KM 132. Pada ruas tersebut, kondisi jalan dilaporkan rusak berat dan hingga kini belum tersentuh pekerjaan fisik, sehingga dinilai membahayakan pengguna jalan serta mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Subkoordinator Wilayah II Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) Purwodadi, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (DPU BMCK) Provinsi Jawa Tengah, Umar, menyampaikan bahwa ruas jalan Cepu–Singget telah masuk dalam program penanganan lanjutan pada tahun ini.
“Untuk ruas jalan Cepu–Singget, tahun ini sudah diprogramkan untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Umar.
Meski demikian, Umar belum dapat memastikan besaran anggaran yang akan dialokasikan untuk perbaikan permanen ruas jalan tersebut. Menurutnya, nominal anggaran masih berpotensi mengalami perubahan, mengingat adanya kebutuhan penanganan kerusakan lain di wilayah Jawa Tengah.
“Saya belum bisa menyampaikan nominal rupiahnya, karena masih berpotensi berubah. Apalagi saat ini ada kerusakan longsoran di wilayah Colo, Kudus,” jelasnya.
Sebelumnya, kegiatan preservasi ruas jalan Doplang (batas Grobogan)–Cepu di Kabupaten Blora telah dianggarkan sebesar Rp 22,7 miliar dari APBD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025. Perbaikan dilakukan menggunakan metode pengecoran (rigid beton) serta overlay aspal pada beberapa titik yang mengalami kerusakan.
Penanganan preservasi tersebut mencakup panjang jalan 2,62 kilometer, yang terdiri dari perkerasan aspal sepanjang 283 meter dan perkerasan beton sepanjang 2.333 meter. Metode perbaikan disesuaikan dengan struktur jalan serta kondisi lalu lintas pada masing-masing segmen.
Sambil menunggu pekerjaan fisik permanen dilaksanakan, pihak BPJ Purwodadi akan melakukan langkah penanganan awal berupa pemeliharaan rutin pada ruas jalan Cepu–Singget.
“Untuk penanganan lebih lanjut, sementara ini kami akan melakukan pemeliharaan rutin terlebih dahulu sebelum pekerjaan fisik bisa masuk,” pungkas Umar.
Masyarakat berharap, perbaikan permanen ruas jalan Cepu–Singget dapat segera terealisasi agar kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan dapat terjamin, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan mobilitas warga di wilayah Blora dan sekitarnya.


0 komentar:
Posting Komentar