INFOBLORA.ID - Prihatin dengan maraknya peristiwa tawuran antar perguruan serta kekerasan anak di lingkungan sekolah, seorang pengusaha air mineral di Kabupaten Blora, Heri Gafa, menginisiasi ajang bertajuk Blora Wani Senggel (BWS). Kegiatan ini menjadi wadah resmi uji nyali dan uji kekuatan fisik melalui olahraga tarung bebas, sekaligus sarana menyalurkan bakat generasi muda ke arah yang lebih positif.
Ajang Blora Wani Senggel digelar di GOR Mustika Blora selama satu hari satu malam, pada Minggu (8/2/2026). Event ini diikuti sebanyak 126 petarung, baik dari Blora maupun luar daerah.
Saat dikonfirmasi, Heri Gafa menyampaikan bahwa BWS merupakan ajang pertama kali digelar di Blora dengan konsep pertandingan resmi dan profesional.
“Blora Wani Senggel atau BWS ini adalah yang pertama kali digelar di Blora. Tujuannya memberikan wadah resmi bagi anak-anak muda untuk berprestasi, daripada tawuran lebih baik uji nyali dan bakat melalui BWS ini,” ujar Heri.
Untuk menyukseskan event tersebut, Heri menggandeng Sunoto sebagai konsultan. Sunoto diketahui merupakan mantan juara Master Martial Arts (MMA) yang pernah tampil di ajang tarung bebas stasiun televisi nasional. Pengalaman tersebut menjadi salah satu faktor pendukung terselenggaranya BWS secara profesional.
Sunoto yang merupakan putra asli Blora dan kini telah menetap kembali di kampung halamannya, mengaku bangga dapat menggelar ajang BWS di GOR Mustika. Ia menilai pelaksanaan BWS tidak kalah dengan event serupa yang pernah diikutinya di luar daerah.
“Animo peserta lokal sangat tinggi dan masyarakat Blora juga antusias menyaksikan BWS. Total ada 126 petarung, 75 persen dari Blora dan 25 persen dari luar daerah,” jelas Sunoto.
Peserta luar daerah tersebut berasal dari berbagai wilayah, di antaranya Malang, Kediri, Nganjuk, dan Bojonegoro dari Jawa Timur, serta Solo, Sragen, Kendal, Wonogiri, dan Grobogan dari Jawa Tengah. Secara keseluruhan, panitia mempertandingkan sebanyak 63 partai.
Pada partai puncak, Sunoto turut turun langsung bertarung dengan gaya MMA melawan Hafid Nur Muryadi, yang merupakan juara One Pride MMA Jakarta. Dalam laga tersebut, Sunoto berhasil keluar sebagai pemenang.
Guna memastikan keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung, panitia BWS menggandeng aparat TNI dari Kodim 0721/Blora, Kepolisian Resor Blora, serta Tim Medis Care dari Dinas Kesehatan Kabupaten Blora. Event ini juga mendapat dukungan sponsor utama dari pabrik rokok sigaret kretek mesin merek HS.
“Kami berkoordinasi dengan TNI dan Polres Blora karena peserta berasal dari berbagai perguruan dan komunitas bela diri, seperti silat, karate, dan Muay Thai, yang tentu membawa suporternya masing-masing. Selain itu, kami menyiapkan Tim Medis dari Dinas Kesehatan Blora untuk memantau keselamatan para petarung,” terang Heri.
Hingga acara berakhir pada tengah malam, rangkaian ajang Blora Wani Senggel berjalan tertib, aman, dan lancar. Kesuksesan pelaksanaan event ini mendapat apresiasi dari aparat keamanan yang memantau langsung sejak pagi.
“Alhamdulillah, BWS berjalan tertib, lancar, dan aman. Kegiatan ini dilaksanakan secara profesional sehingga tidak menimbulkan gangguan keamanan maupun tindak pidana. Ini kegiatan yang sangat positif,” ujar AKP Nur Dwi Edi, Kapolsek Blora Kota, usai memantau jalannya ajang BWS di GOR Mustika Blora.


0 komentar:
Posting Komentar