INFOBLORA.ID - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Grand Shapire yang berlokasi di Desa Pilang, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menyalurkan bantuan 12 unit wastafel kepada sejumlah mitra penerima manfaat. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk tanggung jawab sosial (CSR) SPPG kepada mitra yang selama ini telah bekerja sama.
Pembina Yayasan Putra Hafidz Wijaya Kusuma yang menaungi SPPG Grand Shapire, Agus Martono, mengatakan bahwa pemberian CSR dalam bentuk wastafel merupakan kebijakan dari masing-masing SPPG sebagai wujud kontribusi nyata kepada masyarakat.
“Kami mengapresiasi SPPG Pilang ini karena sudah berkontribusi memberikan sebagian rezekinya dalam bentuk alat cuci tangan, yaitu wastafel,” ujar Agus Martono saat ditemui di lokasi, Rabu (31/12/2025).
Menurutnya, bantuan wastafel dinilai lebih bermanfaat dan berkelanjutan dibandingkan pemberian CSR dalam bentuk santunan.
“Kalau santunan itu habis dikonsumsi. Kalau wastafel ini akan terus dikenang dan sangat bermanfaat untuk kesehatan. Cuci tangan itu hal yang pokok sebelum makan, sehingga dampaknya sangat baik bagi kesehatan,” jelasnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Camat Randublatung, Joko Budi Heri Santoso. Ia menilai pemberian CSR berupa wastafel lengkap dengan sabun cuci tangan sejalan dengan upaya membangun budaya hidup bersih dan sehat.
“Hari ini mereka memberikan CSR berupa tempat cuci tangan lengkap dengan hand soap. Ini sejalan dengan prinsip budaya ekonomi dan kesehatan, baik yang dikelola oleh Grand Shapire selaku SPPG maupun di sekolah-sekolah mitra,” ungkapnya.
Menurut Joko, keberadaan wastafel di sekolah dapat menjadi contoh nyata dalam membangun kebiasaan cuci tangan sebelum makan, yang diyakini mampu mengurangi hingga 60 persen risiko transmisi penyakit.
“Dengan menu dari SPPG Grand Shapire yang sudah terstandar, kemudian dikonsumsi dengan budaya cuci tangan, insyaallah anak-anak aman dari diare maupun keracunan,” terangnya.
Bantuan tersebut juga disambut positif oleh para penerima manfaat. Siti Hartini, Guru Kelompok Belajar Al Muslimiyah, mengucapkan terima kasih atas bantuan wastafel yang diberikan ke sekolahnya.
“Kami tentu akan memberikan contoh yang baik kepada anak-anak, seperti menjaga kebersihan lingkungan dan membiasakan cuci tangan setiap hari, khususnya untuk anak usia dini,” ujarnya.
Yayasan Al Muslimiyah sendiri memiliki sekitar 450 siswa yang terdiri dari kelompok belajar, Raudhatul Athfal, dan Madrasah Ibtidaiyah.
“Sebelum kegiatan MBG, anak-anak kami biasakan cuci tangan terlebih dahulu, baru kemudian melanjutkan kegiatan MBG. Bantuan ini sangat bermanfaat,” tambahnya.
Selain Yayasan Al Muslimiyah, bantuan wastafel juga disalurkan ke sejumlah TK, SD, hingga MTs yang menjadi mitra SPPG Grand Shapire. SPPG yang mulai beroperasi sejak 29 September 2025 tersebut saat ini melayani sebanyak 3.517 penerima manfaat.


0 komentar:
Posting Komentar