Home » , , , » CURAH HUJAN TINGGI, RUAS JALAN NASIONAL REMBANG–BLORA–CEPU RUSAK DAN MEMBAHAYAKAN PENGGUNA JALAN

CURAH HUJAN TINGGI, RUAS JALAN NASIONAL REMBANG–BLORA–CEPU RUSAK DAN MEMBAHAYAKAN PENGGUNA JALAN

radiogagakrimangfm.com on 24 Jan 2026 | 08.08


INFOBLORA.ID
- Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Blora dan sekitarnya mengakibatkan kerusakan cukup parah pada ruas Jalan Nasional Rembang–Blora–Cepu. Kondisi jalan yang berlubang tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan, sehingga masyarakat sekitar terpaksa menaruh galon air dan ranting pohon sebagai penanda lubang di badan jalan.

Berdasarkan informasi di lapangan, lubang yang muncul memiliki lebar sekitar setengah meter dengan kedalaman mencapai 5 hingga 7 sentimeter. Kerusakan ini menjadi perhatian serius karena ruas Jalan Rembang–Blora–Cepu merupakan jalur utama dan akses vital bagi mobilitas warga Blora Kota.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.6 Provinsi Jawa Tengah Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Jateng–DIY, Arif Agus Setyawan, membenarkan adanya kerusakan di ruas jalan nasional tersebut akibat tingginya intensitas hujan.

“Dengan hujan yang intensitasnya tinggi saat ini, memang tidak bisa dihindari munculnya kerusakan berupa lubang, karena konstruksi ruas jalan kami menggunakan aspal,” ujar Arif.

Ia menjelaskan bahwa penanganan ruas Jalan Rembang–Blora–Cepu dilakukan melalui skema preservasi atau pemeliharaan rutin. Dalam pelaksanaannya, BBPJN menggunakan dua metode penanganan dengan terlebih dahulu melakukan penyisiran untuk mengidentifikasi titik-titik kerusakan.

“Kerusakan berupa lubang yang muncul kita sisir. Selanjutnya kita lakukan patching, ditutup menggunakan aspal panas (hotmix) atau TCM (tambal cepat mantap) coldmix dengan aditif. Penanganan dilakukan secara berlanjut sampai seluruh titik kerusakan tertangani,” terangnya.

Arif memastikan bahwa hingga saat ini penyisiran dan penanganan jalan berlubang masih terus dilakukan, terutama di tengah musim penghujan yang berpotensi memunculkan lubang baru.

“Pekerjaan penutupan lubang ini setiap hari selalu kami laporkan ke pimpinan, mulai dari jumlah lubang yang ditangani, lubang yang masih ada, hingga lubang baru akibat hujan. Jadi semua terkontrol dan terkendali,” jelasnya.

Lebih lanjut, Arif menambahkan bahwa dalam rangka menghadapi bulan Ramadan dan musim mudik Lebaran tahun ini, BBPJN berencana melakukan rehabilitasi minor pada dua ruas jalan nasional di Kabupaten Blora, yakni Jalan Ahmad Yani dan Jalan Sudirman.

“Menghadapi Lebaran Idulfitri, ada dua ruas yang akan direhabilitasi dengan pelapisan satu lapis aspal atau ACWC. Ini untuk meminimalkan potensi kerusakan seperti yang terjadi saat ini,” pungkasnya.

Share this article :

0 komentar:

 
Copyright © 2013. infoblora.id - All Rights Reserved