Home » , » PABRIK KRUPUK DI BLORA TERBAKAR, GEGARA PEKERJA LALAI

PABRIK KRUPUK DI BLORA TERBAKAR, GEGARA PEKERJA LALAI

radiogagakrimangfm.com on 16 Mar 2024 | 04.12


InfoBlora.id
- Sebuah pabrik tempat produksi kerupuk di Desa Wantilgung RT 006 RW 002, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora terbakar diduga akibat kelalaian dalam bekerja. Pabrik itu merupakan rumah produksi kerupuk milik Suwoto (57).


"Benar bahwa pada hari Jumat, tanggal 15 Maret 2024, sekira pukul 09.30 WIB telah terjadi kebakaran pengering dan rumah tempat produksi kerupuk," ungkap Camat Ngawen, M Zainuri saat dimintai konfirmasi, Jumat (15/3/3024).

Pihaknya setelah mendapat informasi adanya kebakaran itu langsung melakukan koordinasi dengan pihak petugas pemadam kebakaran.


Zainuri menuturkan, kebakaran bermula saat karyawan yang sedang bekerja mengeringkan kerupuk di pengering (open) manual berkapasitas 300 kilogram. Pengering itu menggunakan api dengan arang. Kemudian, selama proses pengeringan dalam open keluar asap tebal.

"Tiba-tiba open/pengering mengeluarkan asap tebal disertai api. Para pekerja berusaha memadamkan api tersebut dengan pompa air rumahan di bagian open/pengering, dan di rumah bagian atas yang tersulut api dari open/pengering kerupuk tersebut," jelas Zainuri.

Pemadam kebakaran pun datang memadamkan api bersama warga ikut memadamkan api di bagian open/pengering kerupuk. Jumlah armada yang dikerahkan untuk proses pemadaman yaitu 2 unit mobil Damkar dan 2 unit mobil Suplai.

"Adapun penyebab peristiwa tersebut yaitu kurangnya pengawasan terhadap open kerupuk pada saat mengeringkan kerupuk dengan pemanas arang, sehingga timbul percikan api dan membakar seluruh tempat pengering atau open dan sebagian bangunan rumah," jelasnya.

Bentuk bangunan rumah bekuk lulang dengan soko (tiang penyangga) 8 terbuat dari kayu jati, dengan ukuran panjang 14 meter, lebar 12 meter, dinding terbuat dari batu bata, dan sebagian terbuat dari papan kayu. Sedangkan open/pengering kerupuk terbuat dari batu bata dengan ukuran panjang 3,5 meter, lebar 2,5 meter, dengan kapasitas pengering kerupuk kurang lebih 300 (tiga ratus) kilogram.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Namun kerugian ditaksir mencapai Rp 80 juta," bebernya.

Dia mengatakan penyebab kebakaran terjadi karena kelalaian dalam bekerja. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.15 WIB. (Po-78)

"Untuk estimasi pemadaman hingga api mati sekitar 45 menit mas. Untuk penyebab kelalaian mas," terangnya.

Kabid Damkar Satpol PP Blora Haryanto mengungkapkan kebakaran terjadi akibat kelalaian dari pekerja. Pihaknya langsung meluncur ke lokasi kejadian. Setelah beberapa saat api berhasil dipadamkan.

"Kami menerima adanya laporan kebakaran terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Api berhasil dipadamkan sekitar 45 menit setelah kejadian. Kalau korban jiwa tidak ada. Untuk penyebab kebakaran karena kelalaian," terangnya. (Po-78)

Share this article :

0 komentar:


 
Copyright © 2013. infoblora.id - All Rights Reserved