![]() |
| Perempatan Kamolan di Jl.Blora-Randublatung km 3 semakin ramai lalu-lalang kendaraan bermotor. Warga menginginkan pemerintah memasang traffic light di jalan tersebut. (foto: ag-infoblora) |
“Beberapa kali terjadi kecelakaan di
perempatan Kamolan ini. Apalagi di pojok perempatan kini berdiri minimarket
waralaba, banyak warga yang biasanya nyelonong menyeberang untuk membeli
kebutuhan sehari-hari. Semoga pemerintah bisa memberi rambu-rambu lalu-lintas
disini agar bisa menekan potensi kecelakaan,” ucap Marsono salah satu warga
Kamolan, Kamis (2/6).
Sehari sebelumnya, hal yang sama juga
disampaikan Umar Said salah seorang aktivis LSM saat mengikuti rapat musyawarah
perencanaan pembangunan (musrenbang) RPJMD Kab.Blora 2016-2021 di depan Wakil
Bupati H.Arief Rohman dan para pimpinan Kantor Dinas/SKPD.
“Mohon pemerintah atau dinas terkait
bisa memasang lampu bangjo, atau traffic light di perempatan Kamolan. Perempatan
itu sangat ramai, banyak dilintasi truk-truk dari arah Randublatung dan
sebaliknya yang menyebabkan rawan kecelakaan. Semoga Pemkab bisa merespon
permintaan kami, terlebih jalan itu bisa dikatakan setiap hari dilewati Pak
Wakil Bupati juga yang asli Banjarejo,” kata Umar Said.
Permintaan pemasangan traffic light ia
kemukakan, selain karena alasan rawan kecelakaan juga untuk mengantisipasi
perkembangan kota ke arah selatan. Diketahui Pemkab merencanakan pembangunan
Pasar, Kantor Kecamatan, Sub Terminal dan lainnya di kawasan Gabus yang tidak
jauh dari Kamolan. Sehingga tidak lama lagi perempatan ini dipastikan akan
lebih ramai.
“Apalagi jika jalan tembus
Randublatung-Ngawi benar-benar dibuka, tidak bisa dipungkiri arus lalu-lintas
menuju selatan melalui perempatan Kamolan akan semakin padat,” lanjutnya.
Mendengar permintaan warga tersebut,
Wakil Bupati H.Arief Rohman M.Si mewakili Bupati Djoko Nugroho yang sedang
bertugas di Jakarta, langsung memberikan tanggapan. “Memang benar perempatan
Kamolan kini semakin ramai. Coba nanti biar dikaji terlebih dahulu oleh dinas
terkait dalam hal ini bagian perhubungan DPPKKI. Mas Mumuk mohon hal ini
diprioritaskan,” ujar Arief Rohman kepada Kepala Dinas Perhubungan Pariwisata
Kebudayaan Komunikasi dan Informatika (DPPKKI) Blora, Slamet Pamudji.
Untuk diketahui, perempatan Kamolan
merupakan pertemuan Jl.Blora-Randublatung dengan jalan alternatif menuju
Semarang via Banjarejo dan jalan lingkar Bangkle-Kamolan. Belum lama ini juga
terjadi kecelakaan sebuah truk box yang terguling tepat di perempatan tersebut,
hanya saja tidak sampai ada korban jiwa. (rs-infoblora)


0 komentar:
Posting Komentar