| Bupati Blora H.Djoko Nugroho bersama Forkopimda foto bersama anak yatim dan fakir miskin usai pemberian bantuan sosial dalam acara tarawih keliling. (foto: ag-infoblora) |
“Islam itu
agama rahmatan lil alamin, jangan kita memecah belah. Ayo yang NU,
Muhammadiyah, LDII ataupun MTA semua bersatu menyambut Ramadhan dengan suka
cita. Jangan membuat sekat-sekat perbedaan karena kita semua ini Islam, kita
semua ini bersaudara,” ucap Bupati.
Menurutnya
sebagai sesama umat muslim sudah menjadi kewajiban bersama untuk saling
menghargai, mengasihi dan menghormati. “Mumpung ini bulan yang suci dan penuh
rahmat, ayo bersatu melaksanakan perintah NYA,” lanjut Bupati.
Hadir dalam
acara tersebut Wakil Bupati Blora H.Arief Rohman M.Si, jajaran Forum Komunikasi
Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Blora, seluruh kepala Dinas/SKPD dan
tamu undangan, masing-masing beserta istri.
Usai
membatalkan puasa, semua tamu undangan menunaikan sholat maghrib berjamaah
dengan Bupati dilanjut makan bersama, sholat isyak berjamaah dan sholat tarawih
berjamaah. Bertindak sebagai imam adalah KH.Muhtadi Noor dari Kelurahan Jetis
Blora.
Dalam dialog
usai sholat tarawih berjamaah, Bupati H.Djoko Nugroho berharap agar Kepala SKPD
bisa hadir dalam kegiatan Tarling berikutnya sesuai jadwal tanpa diwakili
bawahannya. Sebab kehadiran mereka sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat.
“Lewat tarling ini, bisa dijadikan sebagai ajang silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakat. Kesempatan masyarakat untuk menyampaikan unek-uneknya kepada kita,” ungkapnya.
Tak hanya itu
ajang ini juga difungsikan sebagai upaya penyerapan aspirasi masyarakat terkait
program dan kebijakan pemerintah setempat. Sehingga ke depannya pemerintah
dapat memaksimalkan pelayanan terhadap publik.
Diakhir acara
digelar pengajian yang diisi oleh KH.Busyo Mustofa dari Ngawen. Dalam
tausiahnya Kyai Busro Mustofa mengajak dalam berpuasa hendaknya dijalankan
dengan penuh keikhlasan agar puasanya bisa membawa keberkahan bagi yang
menjalankannya.
Sebelumnya
Bupati dan Forkopimda menyerahkan sejumlah bantuan sosial kepada anak yatim dan
fakir miskin sebanyak 22 orang. “Penerima bantuan kami ambilkan dari anak-anak
yatim dan warga tidak mampu di sekitar Kota Blora,” ungkap Hariyanto Ketua
Panitia Tarling yang tidak lain Kabag Kesra Setda Blora. (rs-infoblora)

0 komentar:
Posting Komentar