INFOBLORA.ID - Pasar Ngawen, Kabupaten Blora, dijadwalkan kembali ditempati pedagang pada Jumat (30/10/2026). Setelah menjalani rehabilitasi pascakebakaran, pasar tradisional ini segera kembali beroperasi untuk mendukung aktivitas perdagangan dan menggerakkan perekonomian masyarakat Ngawen dan sekitarnya.
Bupati Blora, Arief Rohman, mengatakan pihaknya menargetkan seluruh persiapan pembukaan pasar dapat diselesaikan sebelum tanggal yang telah ditentukan. Persiapan meliputi penataan tempat usaha, pengaturan perpindahan pedagang, hingga kesiapan operasional pasar.
“Saya berharap proses perpindahan ini dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan kondusif. Saya minta seluruh pihak terkait mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik,” ujar Arief.
Pasar Ngawen sebelumnya mengalami kebakaran pada 9 Januari 2024 yang menghanguskan sejumlah bagian pasar dan mengganggu aktivitas perdagangan. Peristiwa tersebut turut berdampak pada mata pencaharian pedagang yang selama ini menggantungkan penghasilan dari kegiatan jual beli di pasar tersebut.
Rehabilitasi pasar dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum sejak November 2025. Pembangunan kembali ini diharapkan menghadirkan fasilitas perdagangan yang lebih baik dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat yang berbelanja.
“Dengan jadwal pembukaan yang telah ditetapkan, pedagang kini menantikan momentum untuk kembali beraktivitas di pasar tersebut,” jelas Arief.
Pasar hasil rehabilitasi tersebut memiliki kapasitas sebanyak 835 tempat usaha, terdiri atas 155 kios dan 680 los. Sementara itu, jumlah pedagang yang perlu difasilitasi mencapai 924 orang, termasuk pedagang dasaran.
Dengan kapasitas tersebut, persiapan penempatan pedagang menjadi salah satu hal penting yang harus diselesaikan sebelum pasar kembali digunakan. Pemerintah Kabupaten Blora berharap proses perpindahan berlangsung tertib sehingga seluruh aktivitas perdagangan dapat berjalan dengan baik.
Arief berharap dibukanya kembali Pasar Ngawen tidak hanya memberikan kepastian bagi pedagang untuk kembali berjualan, tetapi juga menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat setelah pasar tersebut menjalani rehabilitasi.
“Kami juga berharap pasar kembali ramai dan mampu menggerakkan perdagangan serta perekonomian warga Ngawen dan wilayah sekitarnya,” pungkasnya.
Kembalinya Pasar Ngawen diharapkan menjadi momentum pemulihan kegiatan ekonomi lokal sekaligus mengembalikan peran pasar tradisional sebagai pusat perdagangan dan aktivitas masyarakat di Kecamatan Ngawen.


0 komentar:
Posting Komentar