Home » , , » MUSIM KEMARAU, WABUP BLORA INGATKAN WARGA WASPADA KEBAKARAN

MUSIM KEMARAU, WABUP BLORA INGATKAN WARGA WASPADA KEBAKARAN

radiogagakrimangfm.com on 6 Okt 2026 | 11.34


INFOBLORA.ID
- Musim kemarau membuat kondisi lingkungan semakin kering sehingga meningkatkan risiko terjadinya kebakaran di permukiman warga. Masyarakat Kabupaten Blora pun diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat menggunakan api di sekitar rumah dan kandang ternak.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini saat mengunjungi warga korban kebakaran di Desa Sambongrejo, Kecamatan Sambong, Senin (5/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati yang akrab disapa Budhe Rini menyerahkan bantuan uang tunai dari Baznas Kabupaten Blora kepada warga terdampak kebakaran yang terjadi pada 21 September 2026.

Kunjungan itu turut didampingi Kepala Dinas Sosial P3A, Kepala DPMPTSP, Kepala Pelaksana BPBD, Camat Sambong, perwakilan Baznas Kabupaten Blora, serta Kepala Desa Sambongrejo.

“Musim kemarau membuat kondisi lingkungan menjadi lebih kering dan mudah terbakar. Karena itu kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat menggunakan api di sekitar rumah maupun kandang ternak. Jangan sampai kelalaian kecil menimbulkan kerugian yang besar,” tegas Budhe Rini.

Di hadapan para korban, Budhe Rini mengatakan bantuan yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Blora bersama Baznas kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

“Niki kulo mewakili Pemerintah Kabupaten Blora ngaturaken bantuan kangge panjenengan sedoyo. Mugi-mugi bantuan saking Baznas lan Pemerintah Kabupaten Blora menika saged migunani lan mbantu meringankan beban panjenengan. Sanajan boten sak kathah ingkang dipun ajeng-ajeng, mugi saged dipun tampi kanthi ikhlas,” ujarnya.

Salah seorang warga penerima bantuan menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah.

“Maturnuwun sanget. Berapapun nilai bantuan ini sangat berarti bagi kami yang sedang mengalami musibah,” katanya.

EMPAT RUMAH LUDES TERBAKAR

Kebakaran terjadi di RT 002 RW 001 Desa Sambongrejo pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Blora, api diduga berasal dari jerami kering yang dibakar untuk menghangatkan kandang kambing atau bediyang.

Api kemudian dengan cepat merembet ke permukiman warga. Empat rumah milik Lasiman, Warmo, Suparlan, dan Sarimpen terbakar hingga habis.

Sementara itu, rumah milik Jugimin, Yono, dan Marju mengalami kerusakan sebagian.

Akibat kejadian tersebut, total kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Suparlan mengalami kerugian sekitar Rp250 juta setelah dua rumah beserta seluruh isinya terbakar. Warmo kehilangan satu rumah, dapur, delapan ekor kambing, serta berbagai perabot rumah tangga dengan total kerugian sekitar Rp150 juta.

Sementara Lasiman mengalami kerugian sekitar Rp80 juta. Sedangkan Sarimpen menderita kerugian sekitar Rp75 juta setelah dua rumah, seluruh isi rumah, serta enam ekor kambing miliknya hangus terbakar.

Adapun warga terdampak lainnya diperkirakan mengalami kerugian masing-masing sekitar Rp5 juta.

Budhe Rini menegaskan, kejadian tersebut harus menjadi pelajaran bersama agar masyarakat semakin berhati-hati selama musim kemarau.

Menurutnya, langkah pencegahan menjadi cara paling efektif untuk menghindari terjadinya kebakaran, terlebih kondisi lingkungan yang kering membuat api lebih mudah menjalar.

“Mudah-mudahan bantuan yang diberikan ini bisa bermanfaat dan meringankan beban warga. Kami berharap para korban diberikan kekuatan untuk bangkit kembali. Pemerintah Kabupaten Blora akan terus hadir bersama masyarakat dalam setiap kondisi,” pungkasnya.

Share this article :

0 komentar:

 
Copyright © 2013. infoblora.id - All Rights Reserved