Home » , , » BUPATI ARIEF ROHMAN BUKA FESTIVAL LITERASI BLORA 2026, 4.049 BUKU TERKUMPUL DARI GERAKAN SEDEKAH BUKU

BUPATI ARIEF ROHMAN BUKA FESTIVAL LITERASI BLORA 2026, 4.049 BUKU TERKUMPUL DARI GERAKAN SEDEKAH BUKU

radiogagakrimangfm.com on 14 Okt 2026 | 15.51


INFOBLORA.ID
- Bupati Blora Arief Rohman resmi membuka Festival Literasi Blora (FLB) 2026 di halaman Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Blora, Rabu (14/10/2026). Mengusung tema “Nyalakan Cerita, Literasi Blora Mendunia”, kegiatan ini menjadi upaya memperkuat budaya membaca dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Festival yang berlangsung pada 14–17 Oktober 2026 tersebut dihadiri Wakil Bupati Sri Setyorini, Bunda Literasi Blora Ainia Shalichah, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Rahmah Nur Hayati, serta jajaran Forkopimda dan tamu undangan.

Kepala DPK Blora, Mohamad Toha Mustofa, menyampaikan bahwa gerakan literasi terus diperkuat melalui pembentukan Bunda Literasi dan Duta Baca di tingkat desa/kelurahan. Saat ini, sebanyak 295 desa/kelurahan di Blora telah memiliki Bunda Literasi.

Selain itu, program Sedekah Buku yang diluncurkan pada Mei 2026 telah menghimpun sebanyak 4.049 eksemplar buku untuk mendukung pengembangan perpustakaan desa dan sekolah.

Bupati Arief Rohman mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung penguatan budaya literasi di Kabupaten Blora. Ia berharap festival ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu mendorong gerakan literasi berkelanjutan di seluruh wilayah.

“Kita ingin membangun masyarakat Blora yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mampu berpikir kritis, kreatif, produktif, dan berkontribusi dalam pembangunan,” ujar Arief.

Sementara itu, Bunda Literasi Blora Ainia Shalichah menegaskan bahwa literasi merupakan bagian penting dalam membangun karakter, meningkatkan kecakapan masyarakat, serta memperkuat daya saing di era digital.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, Rahmah Nur Hayati, turut mengapresiasi perkembangan literasi di Blora. Ia mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, perpustakaan, dan masyarakat agar budaya membaca semakin tumbuh hingga tingkat desa.

Selama empat hari, FLB 2026 menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari talkshow literasi, bedah buku, literasi digital dan finansial, parade Barongan, panggung Duta Baca Desa, hingga pameran UMKM, bazar, dan sedekah buku.

Melalui Festival Literasi Blora 2026, Pemerintah Kabupaten Blora berharap budaya membaca semakin mengakar di masyarakat dan menjadi salah satu kekuatan dalam mewujudkan pembangunan daerah yang maju dan berkelanjutan.

Share this article :

0 komentar:

 
Copyright © 2013. infoblora.id - All Rights Reserved