Home » , , , » PEMBANGUNAN KAMPUS UNY DI BLORA MELAJU, PENYIAPAN LAHAN CAPAI 65,7 PERSEN

PEMBANGUNAN KAMPUS UNY DI BLORA MELAJU, PENYIAPAN LAHAN CAPAI 65,7 PERSEN

radiogagakrimangfm.com on 19 Sep 2026 | 08.27


INFOBLORA.ID
- Pembangunan kampus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di Kabupaten Blora mulai berjalan. Tahap awal berupa penyiapan lahan kini memasuki minggu keempat dari masa kontrak selama 62 hari.

Progres pekerjaan terbilang cukup cepat. Hingga akhir minggu ketiga, realisasi penyiapan lahan telah mencapai 65,7 persen, jauh melampaui target yang direncanakan sebesar sekitar 9,6 persen.

Konsultan Pengawas proyek, Sudibyo, mengatakan pekerjaan di lapangan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Bahkan, progres pekerjaan menunjukkan deviasi positif sekitar 57 persen dibandingkan rencana.

“Kontraknya 62 hari dan sekarang sudah masuk minggu keempat. Akhir minggu ketiga progresnya 65,7 persen, sedangkan rencana baru 9,6 persen. Jadi cukup jauh di atas target,” ujarnya.

Pekerjaan tahap awal meliputi penyiapan lahan, pekerjaan timbunan hingga pondasi. Luas lahan yang disiapkan sekitar 7.200 meter persegi, dengan total volume timbunan mencapai sekitar 7.474,8 meter kubik.

Material timbunan yang digunakan berupa grosok atau agregat setara kelas B. Material tersebut didatangkan dari wilayah Rembang dan telah mendapatkan persetujuan dari pemilik pekerjaan.

Untuk pekerjaan penyiapan lahan tersebut, anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp1,8 miliar.

Menurut Sudibyo, percepatan pekerjaan terutama didukung oleh banyaknya item pekerjaan timbunan serta ketersediaan armada pengangkut material.

“Item utamanya memang timbunan. Ketika material tersedia, armada pengangkut juga bisa langsung bergabung, sehingga pekerjaan di lapangan lebih cepat,” jelasnya.

KUALITAS MATERIAL TETAP DIAWASI

Meski progres pekerjaan cukup cepat, kualitas material dan hasil pemadatan tetap menjadi perhatian. Penimbunan dilakukan secara bertahap dalam dua lapisan dengan ketebalan masing-masing sekitar 30 hingga 50 sentimeter.

Setiap lapisan kemudian dipadatkan dan menjalani pengujian kepadatan bersama tim laboratorium UNY.

Berdasarkan hasil sementara, material yang digunakan serta tingkat pemadatannya dinyatakan memenuhi spesifikasi yang telah ditetapkan.

“Setiap layer dipadatkan kemudian dites. Hasil pengujian dari Lab UNY semuanya memenuhi, bahkan ada yang di atas spesifikasi,” terang Sudibyo.

Ia menegaskan, material yang tidak sesuai spesifikasi akan ditolak. Pengawasan dilakukan untuk memastikan material yang digunakan sesuai dengan pengajuan dan persyaratan pekerjaan.

“Kalau material urukan tidak sesuai spesifikasi, pasti kami tolak,” tegasnya.

Sementara itu, material hasil galian pondasi tidak digunakan kembali sebagai bahan timbunan. Material tersebut hanya diratakan di sekitar lokasi pekerjaan.

Hingga saat ini, Sudibyo memastikan belum ditemukan material timbunan yang tidak sesuai dengan pengajuan. Pengawasan akan terus dilakukan hingga seluruh pekerjaan penyiapan lahan rampung sesuai spesifikasi yang ditetapkan.

Share this article :

0 komentar:

 
Copyright © 2013. infoblora.id - All Rights Reserved