Home » , , , » LAPORAN RUMAH TAK LAYAK HUNI, BUPATI BLORA LANGSUNG TURUN TANGANI RUMAH MBAH SAMIJAH

LAPORAN RUMAH TAK LAYAK HUNI, BUPATI BLORA LANGSUNG TURUN TANGANI RUMAH MBAH SAMIJAH

radiogagakrimangfm.com on 16 Sep 2026 | 06.57


INFOBLORA.ID
- Laporan warga mengenai kondisi rumah tidak layak huni milik Mbah Samijah (71), warga Desa Gagakan, Kecamatan Sambong, langsung mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Blora.

Bupati Blora Arief Rohman turun langsung ke lokasi, Selasa (15/9/2026), untuk menyerahkan bantuan sekaligus memastikan penanganan sosial bagi keluarga tersebut.

Dalam kunjungan itu, Bupati didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Blora H. Sutaat, Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Laga Kusuma, Pemerintah Desa Gagakan, Dinas Sosial P3A, serta Puskesmas setempat.

Arief mengatakan, informasi mengenai kondisi rumah Samijah diterimanya dari laporan media dan relawan sosial yang aktif menyampaikan persoalan masyarakat di lapangan.

“Kita menerima laporan dari teman-teman media bahwa ada masyarakat yang kondisi rumahnya tidak layak. Sore ini kita serahkan bantuan dari Baznas dan teman-teman ASN. Nanti kita minta rumahnya agar dibedah sehingga bisa menjadi rumah yang layak untuk ditempati,” ujar Arief.

Selain melihat kondisi rumah, Bupati juga menjenguk dua cucu Samijah yang mengalami disabilitas sejak lahir. Ia meminta Dinas Sosial, BAZNAS, dan pihak terkait memberikan pendampingan secara berkelanjutan.

“Ini juga ada anak difabel. Kita minta nanti dari Dinas Sosial dan juga Baznas untuk terus mengawal dan memberikan perhatian,” katanya.

BAZNAS SALURKAN Rp20 JUTA

Ketua BAZNAS Kabupaten Blora H. Sutaat mengatakan, pihaknya menyalurkan bantuan sebesar Rp20 juta untuk rehabilitasi rumah Samijah.

Selain bantuan dari BAZNAS, Dinas Sosial P3A turut memberikan kebutuhan dasar rumah tangga berupa kasur, selimut, bantal, dan peralatan dapur.

“Dari Baznas ada bantuan Rp20 juta untuk rehab rumah Bu Samijah. Ada juga bantuan dari Dinsos P3A berupa kasur, selimut, bantal, dan peralatan dapur,” jelas Sutaat.

Ia menambahkan, keluarga Samijah sebelumnya juga pernah mendapatkan bantuan program rumah tidak layak huni. Pada 2024, rumah anak pertama Samijah yang berada di sebelah rumahnya telah mendapatkan bantuan bedah rumah.

DORONG GOTONG ROYONG

Bupati Arief menegaskan, persoalan sosial membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, relawan, media, dan masyarakat.

Ia mendorong IPSM serta insan media untuk terus menyampaikan laporan masyarakat yang membutuhkan penanganan agar dapat segera ditindaklanjuti.

“Kita antara pemerintah dan teman-teman relawan harus terus bersinergi. Saya minta IPSM dan juga teman-teman media, kalau menemukan aduan dari masyarakat, mari kita tangani bersama-sama,” tegasnya.

Menurut Arief, peran relawan sosial di Kabupaten Blora juga terus berkembang. Saat ini terdapat sekitar 150 relawan IPSM yang aktif membantu menangani berbagai persoalan sosial di tingkat desa.

Ia juga meminta pemerintah desa mengawal proses rehabilitasi rumah Samijah dengan melibatkan masyarakat melalui semangat gotong royong.

“Pak lurah, tolong segera dikawal. Dengan gotong royong masyarakat, rumah yang tidak layak ini semoga segera bisa dibangun menjadi rumah yang layak untuk ditinggali,” pungkasnya.

Penanganan rumah Samijah diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi tempat tinggal, tetapi juga memastikan keluarga tersebut mendapatkan pendampingan sosial secara berkelanjutan, terutama bagi anggota keluarga yang membutuhkan perhatian khusus.

Share this article :

0 komentar:

 
Copyright © 2013. infoblora.id - All Rights Reserved