Home » , , » KEBAKARAN HEBAT LANDA RUKO DAN GARASI DI KEDUNGTUBAN, KERUGIAN CAPAI RP400 JUTA

KEBAKARAN HEBAT LANDA RUKO DAN GARASI DI KEDUNGTUBAN, KERUGIAN CAPAI RP400 JUTA

radiogagakrimangfm.com on 29 Sep 2026 | 08.44


INFOBLORA.ID
- Kebakaran hebat melanda sebuah rumah toko (ruko) dan garasi mobil di Desa Wado RT 03 RW 01, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Senin (28/9/2026) sekitar pukul 19.15 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp400 juta.

Kapolsek Kedungtuban Iptu Hadi Setyo Pramono membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu penerangan di bagian depan garasi.

“Benar, telah terjadi kebakaran ruko dan garasi di Desa Wado. Dugaan sementara penyebabnya korsleting listrik dari lampu penerangan di pojok depan garasi. Api cepat membesar dan merambat melalui kabel,” ujar Iptu Hadi Setyo Pramono.

Peristiwa bermula saat pemilik ruko, M. Supanan, 50, warga Desa Wado, datang ke toko untuk menyalakan lampu ruko dan garasi bagian belakang.

Saat masih berada di dalam garasi, korban melihat percikan api dari lampu yang berada di pojok depan garasi.

Api kemudian merambat melalui kabel dan dengan cepat membesar. Kobaran api selanjutnya menyambar pom mini yang berada di depan toko serta bangunan garasi yang terbuat dari kayu jati.

Melihat api semakin membesar, korban langsung keluar melalui pintu belakang. Ia kemudian berusaha memadamkan api yang menyambar pom mini.

Warga sekitar, di antaranya Rofiah dan Ahmad Yusroni, turut membantu dan menghubungi perangkat desa serta pihak kepolisian.

Petugas Polsek Kedungtuban, Koramil, Satpol PP, dan pemadam kebakaran kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB setelah lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Armada tersebut berasal dari Randublatung, Cepu, BPBD, dan Pertamina.

Kapolsek menjelaskan, bangunan yang terbakar bukan merupakan tempat tinggal. Pemilik diketahui tinggal di rumah lain yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.

Bangunan ruko tersebut terdiri dari tiga bagian. Bagian selatan berupa garasi berukuran sekitar 6×12 meter yang menggunakan material kayu jati. Bagian utara merupakan ruko yang digunakan untuk berjualan jajanan anak-anak dan kamar mandi berbahan tembok. Sementara bagian belakang menggunakan material bambu dan papan bekas rumah jamur.

“Untuk bangunan yang habis terbakar adalah garasi. Di dalamnya terdapat dua unit mobil, yakni Daihatsu Sigra dan Suzuki Carry pikap, serta satu sepeda motor Honda Revo. Untuk ruko masih utuh dan barang dagangan sempat diamankan, hanya atap belakang di atas kamar mandi yang terbakar,” jelas Iptu Hadi.

Dalam penanganan kejadian tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu batang kayu terbakar, potongan kabel terbakar, serta pecahan genting.

Tidak adanya korban jiwa menjadi salah satu hal penting dalam kejadian tersebut. Polisi mengimbau masyarakat agar rutin melakukan pemeriksaan terhadap instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha.

“Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala penting dilakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran akibat korsleting,” imbau Iptu Hadi.

Share this article :

0 komentar:

 
Copyright © 2013. infoblora.id - All Rights Reserved