INFOBLORA.ID - Sebanyak 104 siswa SMA Negeri 1 Tunjungan, Kabupaten Blora, mengalami sejumlah keluhan kesehatan berupa diare, pusing, dan muntah, Selasa (8/9/2026).
Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, Dinas Kesehatan Kabupaten Blora belum dapat memastikan penyebabnya dan masih melakukan pemeriksaan.
Kepala Sub Koordinator Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja, dan Olahraga (KLK2O) Dinkes Blora, Tutik Rahayu, mengatakan seluruh siswa yang mengalami keluhan telah mendapat pemeriksaan awal dari petugas Puskesmas Tunjungan.
“Sementara ada 104 siswa yang terkena gejala diare, pusing, dan muntah,” ujarnya.
Satu siswi yang kondisinya lebih lemah sempat dirujuk ke klinik terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Terkait dugaan keracunan, Tutik menegaskan pihaknya masih melakukan penelusuran, termasuk mengecek Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan menu makanan yang dikonsumsi para siswa.
“Keracunan atau tidaknya belum tahu. Nanti kita juga akan cek ke lokasi terkait dengan menu dan lain-lain,” jelasnya.
Sebagai langkah sementara, distribusi MBG di SMA Negeri 1 Tunjungan dihentikan berdasarkan kesepakatan antara pihak sekolah dan SPPG. Sementara itu, petugas kesehatan masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab keluhan yang dialami para siswa.
Diketahui, SMA Negeri 1 Tunjungan memiliki sekitar 1.180 siswa, dengan 104 siswa dilaporkan mengalami gejala kesehatan tersebut.


0 komentar:
Posting Komentar