INFOBLORA.ID - Semangat warga Desa Nglebak, Kecamatan Kradenan, untuk memperbaiki akses jalan di kawasan hutan tetap tinggi meski sebelumnya Sekretaris Desa Nglebak ditetapkan sebagai tersangka terkait kegiatan perbaikan jalan tersebut.
Sekitar seribu warga dari empat dukuh, yakni Kalikangkung, Plumbon, Nglebak, dan Ngandong, kembali bergotong royong meratakan ruas jalan Kalikangkung–Jurug sepanjang kurang lebih empat kilometer, Rabu (8/7/2026). Mereka bekerja secara manual menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul, cikrak, angkong, dan karung.
Kegiatan yang berlangsung pukul 07.00 hingga 10.00 WIB itu turut didampingi Kepala Desa Nglebak, paguyuban RT/RW, Perhutani, serta perwakilan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Universitas Gadjah Mada (UGM). Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman dan kondusif.
Direktur KHDTK UGM, Teguh Yuwono, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif warga yang bergotong royong memperbaiki jalan.
"Saya sampaikan, kalau mau kerja bakti meratakan jalan, saya dukung," ujarnya.
Teguh menegaskan hubungan KHDTK UGM dengan Pemerintah Desa maupun masyarakat Desa Nglebak tetap berjalan baik meski sempat muncul persoalan hukum terkait perbaikan jalan.
"Alhamdulillah hubungan kami di KHDTK dengan Pemdes dan masyarakat Nglebak tetap dan selalu baik-baik saja," katanya.
Aksi gotong royong ini menjadi bentuk kepedulian masyarakat untuk memperbaiki akses jalan yang selama ini menjadi jalur vital bagi aktivitas warga di kawasan tersebut.


0 komentar:
Posting Komentar